Singapura (ANTARA News) - Petenis yang akan segera pensiun dari tenis profesional Flavia Pennetta menjaga harapan untuk meraih satu gelar terakhirnya pada Selasa ketika ia mengalahkan Agnieszka Radwanska asal Polandia 7-6 (7/5), 6-4 di final WTA di Singapura.

Petenis Italia berusia 33 tahun, yang telah mengumumkan akan pensiun pada akhir musim setelah ia memenangkan gelar juara Grand Slam pertamanya di AS Terbuka, memainkan permainan agresif dengan pukulan silang di lapangan untuk menetralkan kemampuan defensif Radwanska yang juga bermain ngotot.

"Saya mencoba untuk benar-benar fokus, mencoba untuk menjadi agresif dan memukul bola dengan keras, serta tidak memberinya terlalu banyak waktu untuk melakukan perlawanannya," kata Pennetta setelah pertandingan itu. "Servis yang saya lakukan banyak membantu saya pada hari ini."

Pennetta mengatakan, ia menikmati setiap waktunya di lapangan setelah menyatakan rencananya untuk pensiun.

"Ini turnamen terakhir pada tahun ini. Ini saat-saat terakhir, itu terasa spesial bagi saya," katanya.

"Di sini, itu seperti Anda sedang bermain dalam final Grand Slam untuk setiap pertandingan, sehingga Anda mencoba melakukan yang terbaik."

Unggulan kelima Radwanska, 26 tahun, memenangkan turnamen Pan Pacific Terbuka di Tokyo dan Tianjin Terbuka menjelang perjalanannya ke Singapura, namun ia kini terancam eliminasi di Kelompok Merah jika unggulan teratas Simona Halep berhasil mengalahkan Maria Sharapova di pertandingan beberapa hari kedepan.

Pennetta kemudian akan melawan Sharapova untuk memperebutkan tempat kedua dalam kelompok di turnamen round-robin yang terdiri dari delapan pemain dunia, sementara petenis nomor satu dunia Serena Williams telah melewatkan waktunya untuk beristirahat.

Halep memenangkan 6-0, 6-3 pada Senin melawan Pennetta, sementara Radwanska kehilangan tiga set marathon dari Sharapova.

Pennetta akan tereliminasi jika dia kehilangan dua set langsung dari Radwanska.

Radwanska mendapat kesempatan servis di awal pada set pertama, tetapi Pennetta bangkit kembali untuk menyamakan kedudukan 3-3, tapi kemudian berhasil dipatahkan lagi.

Pennetta memenangkan break untuk menyamakan 5-5 dan memegang servis untuk mengakhiri set,tapi Radwanska memaksa untuk tie break.

Pennetta memenangkan tiebreak 7/5 dengan pukulan drop shot melengkung untuk mengakhiri pertandingan itu dengan kemenangannya, sementara Radwanska menyaksikan hal itu tanpa daya dari seberang net.

Petenis Italia itu mengulangi lagi strategi yang sama di set kedua dan melanjutkan menaklukkan Radwanska pada game ketujuh dengan sengatan backhand di bawah garis.

Drop shot lainnya dan kemenangan mudah untuk pertandingan di lapangan terbuka itu menempatkan petenis Italia tersebut unggul 5-3.

Radwanska sempat menyelamatkan tiga match point pada game berikutnya, tetapi Pennetta berhasil mengakhiri pertandingan dengan pukulan backhand lainnya dengan kemenangan 6-4, demikian AFP melaporkan.

(D011)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2015