Paris (ANTARA News) - Novak Djokovic memiliki 100 juta alasan untuk merayakan keberhasilannya mencapai perempat final Prancis Terbuka pada Rabu -- yang tertunda selama dua hari -- ketika para petenis akhirnya menyelesaikan halangan-halangan di putaran keempat yang tercipta akibat cuaca buruk di Paris.

Setelah hujan deras membuat lapangan tergenang air sehingga pertandingan hanya dapat dimainkan selama dua jam dalam dua hari, panitia penyelenggara Roland Garris mengatakan situasi-situasi seperti ini tidak pernah terjadi sejak 1873 ketika mereka akhirnya menyelenggarakan 12 pertandingan kategori tunggal -- bukannya hanya empat pertandingan perempat final dalam kondisi normal -- pada hari ke-11.

Hal itu membuat petenis peringkat satu dunia Djokovic menjadi petenis pertama yang mengantungi uang hadiah sebesar 100 juta dolar, setelah ia menang 3-6, 6-4, 6-1, 7-5 atas Roberto Bautista Agut asal Spanyol.

Setelah memenangi pertandingan yang awalnya dijadwalkan untuk dimainkan pada Senin, namun baru dapat dimulai pada Selasa dan diakhiri pada Rabu, petenis Serbia berusia 29 tahun akan tampil dalam empat hari beruntun jika ia mencapai pertandingan puncak pada Minggu.

"Saya memiliki perasaan bahwa saya memainkan tiga pertandingan melawan dia," kata Djokovic sambil tersenyum kepada para penonton setelah mengenakan topi hujan berwarna kuning saat ia menyampaikan pidato kemenangan.

"Pertandingan kemarin dihentikan sebanyak tiga kali dan tidak mudah untuk datang kemari pada pukul 09.00 pagi dan pulang sekitar pukul 07.30 atau 08.00 malam."

"Maka terdapat alasan mengapa kita semestinya memiliki atap di sini," tambah petenis Serbia itu, yang bergabung dengan atlet-atlet lain seperti pegolf Tiger Woods dan petinju Lennox Lewis dalam klub 100 juta dolar.

Bagaimanapun, ketimbang mengeluhkan mengenai Prancis Terbuka yang tidak memiliki penutup lapangan seperti tiga turnamen utama lainnya, panitia penyelenggaralah yang membuat keputusan untuk membuat para petenis bermain dalam kondisi hujan ringan pada Selasa yang membayang-bayangi pertandingan Rabu.

Serena Williams, yang seperti Djokovic harus memainkan pertandingan putaran keempat selama lebih dari 48 jam, memastikan tempatnya di perempat final dengan menang 6-1, 6-1 atas unggulan ke-18 asal Ukraina Elina Svitolina. Ia selanjutnya akan menghadapi petenis Kazakhstan Yulia Putintseva.

Di bagian bawah undian kategori putra, Andy Murray mengatasi perlawanan petenis tuan rumah Richard Gasquet dengan kemenangan 5-7, 7-6(3), 6-0, 6-2 untuk menyiapkan semifinal besar melawan juara bertahan Stan Wawrinka. Petenis Swiss itu menang 6-2, 6-1, 7-6 (7) atas petenis Spanyol Albert Ramos.

Pertandingan saat hujan

Namun topik panas pada hari itu tetap apa yang dilakukan panitia penyelenggara, atau apa yang semestinya tidak mereka lakukan, pada Selasa.

Korban Djokovic, Bautista Agut, mengatakan para ofisial telah "mendorong kami untuk bermain selama dua jam kemarin" -- hal itu perlu dilakukan agar mereka tidak perlu mengembalikan uang kepada para pemilik tiket -- sedangkan Venus Williams menyebut kondisi-kondisi yang ada "sangat buruk" setelah ditaklukkan 2-6, 4-6 oleh Timea Bacsinszky asal Swiss.

"Kondisi-kondisi yang ada tidak layak untuk dimainkan kemarin. Sulit untuk melihat. Bolanya basah, lapangannya basah," kata petenis AS itu, kekalahannya memupus harapan akan terwujudnya "all-Williams" di semifinal.

Direktur Prancis Terbuka Guy Forget membela tindakan-tindakan panitia turnamen.

"Saya memahami bahwa mengembalikan uang para penonton... telah menimbulkan rasa frustrasi dan marah," tuturnya.

"Jika apa yang berusaha dituduhkan kepada kami benar, akan menjadi kepentingan kami untuk menghentikan permainan sebelum tanda satu jam, 59 menit, sebagaimana para penanggung asuransi kami akan bertanggung jawab untuk pengembalian tiket."

"Bagaimanapun... Tujuan kami adalah bermain selama masih memungkinkan, bahkan meski itu berarti dikritik karena bermain pada kondisi-kondisi sulit."

Djokovic akan berharap dirinya tidak perlu menghadapi hari buruk lain pada Kamis, ketika ia dijadwalkan untuk memainkan pertandingan perempat final di ajang utama untuk ke-28 kalinya secara beruntun melawan unggulan ketujuh asal Ceko Tomas Berdych, yang menang 6-3, 7-5, 6-3 atas runner up 2013 David Ferrer.

Petenis Australia Dominic Thiem menikmati laju tersuksesnya di Grand Slam setelah mengalahkan petenis Spanyol Marcel Granollers dengan skor 6-2, 7-6(2), 6-1, 6-4 untuk menyiapkan pertemuan di delapan besar melawan petenis Belgia David Goffin.

Unggulan kedelapan yang menaklukkan Venus Williams, Bacsinszky, yang menyebut dirinya sebagai "bunglon" yang dapat beradaptasi terhadap "semua tipe lapangan," selanjutnya akan berhadapan dengan petenis Belanda Kiki Bertens, yang menang 7-6(4) 6-3 atas unggulan ke-15 asal AS Madison Keys.

Petenis-petenis lain yang telah melaju ke semifinal adalah unggulan keempat asal Spanyol Garbine Muguruza dan juara AS Terbuka 2011 Sam Stosur.

Unggulan keempat Muguruza mengakhiri laju petenis peringkat 108 dunia asal AS Shelby Rogers melalui kemenangan 7-5, 6-3, sedangkan finalis Prancis Terbuka 2010 Stosur mengalahkan Tsvetana Pironkova asal Bulgaria dengan skor 6-4 7-6(6), demikian Reuters melaporkan.

(A026)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2016