counter

Konser musik angklung di tepi pelabuhan Hamburg tarik perhatian wisatawan

London (ANTARA News) - Konser musik Muhibah Angklung 2016 bertema "Perjalanan Sebuah Pengakuan dan Kebanggaan," menarik perhatian wisatawan mancanegara dan masyarakat Hamburg yang tengah menikmati pemandangan pelabuhan Hamburg, Jerman.

Tim Muhibah Angklung pimpinan Dr. Maulana Syuhada mengejutkan publik Hamburg dengan pagelaran "flashmob" berupa pertunjukan on the spot di pelabuhan Landungsbrucken, yang menjadi pusat wisata di Kota Hamburg, demikian Pensosbud KJRI Hamburg, Singgih Yuwono kepada Antara London, Selasa.

Konser Muhibah Angklung 2016 di Hamburg merupakan rangkaian dari perjalanan Paguyuban Pasundan dan Sembilan Matahari Film dalam rangka mempromosikan kebudayaan Indonesia melalui kelompok musik angklung "40 days in Europe."

Para penonton kagum dengan pertunjukan angklung yang mereka liat baru pertama kali. Setelah pertunjukan usai, wisatawan dan masyarakat Hamburg yang melintas di Landungsbrucken mendekati pemaian menanyakan alat musik angklung.

Sebelumnya Tim muhibah Angklung tampil di Konsulat Jenderal RI Hamburg dalam Konser Muhibah Angklung 2016 yang diadakan di Ruang Serbaguna KJRI Hamburg dihadiri lebih dari 100 pengunjung yang terdiri dari berbagai kalangan dari wilayah Hamburg dan sekitarnya.

Konjen RI Hamburg, Ibu Sylvia Arifin menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada pinpinan Angklung Hamburg Orchestra, Dr. Maulana Syuhada, diaspora Indonesia, Paguyuban Pasundan dan Sembilan Matahari Film dari Bandung yang berkontribusi mendatangkan kelompok musik angklung "40 days in Europe".

Konjen Hamburg melihat kegiatan tersebut sebagai cerminan semangat nasionalisme anak bangsa dalam memperkenalkan Indonesia kepada dunia seiring dengan semangat HUT ke 71.Kedatangan misi Muhibah Angklung ini diharapkan dapat membuat Angklung Hamburg Orchestra dan tim dari Bandung bertukar pengalaman dalam mempelajari dan mempromosikan Angklung kepada masyarakat dunia.

Konser Muhibah Angklung 2016 dikemas dalam dua sesi diawali dengan rangkaian lagu daerah antara lain Lalayaran, Bengawan Solo, dan Indang. Pada sesi selanjutnya dibawakan lagu internasional, antara lain Mama Mia, New York New York, Libiamo, dan ditutup dengan lagu Sepanjang Jalan Kenangan. Permainan angklung mengiringi beberapa tarian diantaranya tari Kecak dari Bali yang mendapat applaus dari penonton setiap kali lagu dan tarian selesai dimainkan.

Pewarta: Zeynita Gibbons
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Presiden Jokowi ajak masyarakat Jabar hijrah

Komentar