Masyarakat Rusia kagumi benda seni Indonesia

Masyarakat Rusia kagumi benda seni Indonesia

Djoko Pekik pada foto Juni 2010 (ANTARA FOTO/Regina Safri)

London (ANTARA News) - Sebagian masyarakat Rusia ternyata mengagumi benda-benda seni Indonesia, termasuk lukisan karya Djoko Pekik, Basuki Resobowo, A. Rustamaji, Rustamadji, Ichi Tarmizi, Lili Cecep, Kunsoyono, dan Nazir Bondan yang berhasil direstorasi dalam pameran "Novaya Zijn Zivopis Indanyezii" (A New Life of Indonesian Painting) di museum Seni Oriental di Moskow.

Lukisan-lukisan tersebut merupakan bagian dari 33 lukisan yang dihadiahkan pengamat Indonesia, Prof. Vilen Sikorskiy dan Natalia Chevtaikina kepada museum Oriental Art pada tahun 2008 dan 2014, demikian keterangan dari KBRI Moskow yang diterima Antara London, Sabtu,

Dubes RI untuk Rusia merangkap Belarus Wahid Supriyadi menyatakan gembira sekaligus terharu menyaksikan banyaknya warga Rusia yang mengapresiasi tinggi lukisan dan berbagai benda seni asal Indonesia di sini.

"Hal ini tentunya turut memberikan kontribusi bagi hubungan bilateral RI-Rusia yang semakin bervariasi," ujarnya.

Sementara itu Prof. Sikorskiy mengatakan sebagian lukisan awalnya dimiliki Dubes RI untuk Sri Lanka, Harmain Rusdi yang tahun 1962 mengadakan pameran di Kolombo. Setelah peristiwa 1965, Dubes Rusdi menetap di Uni Soviet dan menghadiahkan lukisannya kepada teman-teman Rusia.

Sebagian lagi diberikan mahasiswa ikatan dinas (mahid) yang setelah peristiwa tersebut menyebar entah kemana.

Kondisi lukisan cat minyak yang sudah berusia lebih setengah abad tersebut banyak yang rusak dan cat mengelupas namun berkat kerja keras selama lima tahun restorator museum I. Solovyev dan I. F. Kuznetsov, lukisan tersebut berhasil dihidupkan kembali sehingga dapat dipamerkan kepada publik.

Lukisan-lukisan tersebut umumnya menggambarkan sosok manusia pedesaan dalam berbagai aktivitas.

Selain lukisan, museum Seni Oriental juga mengoleksi berbagai benda seni asal Indonesia, di antaranya keris dari berbagai daerah di Pulau Jawa, Bali, dan Sumatera abad 17 hingga 19, Koleksi kain batik tulis peninggalan abad 19 dan 20, koleksi tokoh wayang kulit Jawa seperti Antaboga, Semar, dan tokoh lain dalam epic Ramayana dan Mahabharata.

Di sudut lain museum ada pula koleksi topeng wayang orang Jawa, ukiran patung singa abad 19 asal Bali, patung dewa Hindu, gendang topeng Rangda, dan berbagai benda seni asal Indonesia lainnya yang dipamerkan museum sepanjang tahun.

Sebelumnya salah satu museum terkenal di Moskow yaitu Museum Darwin, juga menunjukkan berbagai koleksi benda seni asal Indonesia.

Pewarta: Zeynita Gibbons
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Pameran Tunggal Srihadi Soedarsono jadi momen spesial 75 tahun Indonesia merdeka

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar