Aktivitas fisik untuk penderita gangguan jantung

Aktivitas fisik untuk penderita gangguan jantung

Seorang pria bersepeda melewati instalasi di depan Heydar Aliyev Center di Baku, Azerbaijan, Senin (15/6/15). (REUTERS/Stoyan Nenov)

Jakarta (ANTARA News) - Penderita gangguan jantung salah satunya kelainan irama jantung atau aritmia harus memilih aktivitas fisik yang tepat agar tak menganggu kondisi jantungnya.

Ahli kesehatan menyarankan penderita tak melakukan aktivitas fisik terlampau berat. Lalu aktivitas apa yang harus dia lakukan?
 
"Bersepeda, jogging, berenang. Sport yang sifatnya kompetitif kurang dianjurkan," ujar spesialis jantung sub spesialis aritmia dari RS Jantung dan Pembuluh Darah, Harapan Kita, dr. Dicky Armein Hanafy, Sp.JP(K) di Jakarta, Jumat.

Hal senada disampaikan spesialis jantung Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, Sp.JP(K). Menurut dia, sebenarnya relatif tak ada pantangan bagi penderita ganguan jantung melakukan aktivitas fisik apapun, asalkan aktivitas itu tingkatnya masih moderate.

"Pada dasarnya boleh melakukan aktivitas fisik apapun. Namun harus dilihat dulu jenis kelainan aritmianya bagaimana. Paling tidak aktivitas fisik tingkat moderate," kata dia.

(Baca: Makanan ini tak disarankan untuk penderita gangguan jantung)

(Baca: Pertolongan pertama kala alami denyut jantung sangat cepat)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar