Super Junior berjanji isi kekosongan yang ditinggalkan Choi Siwon

Super Junior berjanji isi kekosongan yang ditinggalkan Choi Siwon

Boyband Super Junior Boyband Super Junior beraksi dalam konser Mahakarya RCTI 25 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (23/8). Dalam konser tersebut, Super Junior membawakan enam lagu di antaranya Break Down, Go, Oppa Oppa, After A Minute, A Ho dan Swing. (ANTARA FOTO/Teresia May) ()

Jakarta (ANTARA News) - Grup K-pop Super Junior merasa sedih atas absennya Choi Siwon dari aktivitas kelompok itu untuk sementara, namun mereka berjanji akan memakai kesempatan ini untuk lebih mengeratkan diri.

"Kami merasa sedih karena Siwon tidak bisa bersama kami," kata Leeteuk, pemimpin Super Junior, dalam konferensi pers album ke-8 di Seoul.

"Banyak kejadian selama 12 tahun terakhir, tapi kami tidak menyerah dan bisa melewati semua masalah. (Masalah ini) jadi kesempatan untuk lebih mengeratkan diri. Anggota yang lain akan berusaha lebih dekat untuk mengisi kekosongan ini."

Label SJ mengatakan pekan lalu Choi akan absen dari aktivitas Super Junior untuk mempromosikan album "Play" setelah ada insiden yang melibatkan anjing peliharaan keluarganya.

Choi Siwon dan keluarganya terlibat skandal karena anjing French bulldog mereka yang bernama Bugsy menggigit tetangganya, yang akhirnya meninggal dunia di rumah sakit bulan lalu.

Saat ditanya apakah mereka memotong adegan yang berisi Siwon dalam video musik "Black Suit" dari album terbaru mereka gara-gara insiden itu, Eunhyuk dengan datar menjawab, "Tidak."

"Jika kami menghilangkan beberapa bagian, alur video musiknya akan rusak dan kualitasnya menurun," jelas dia.

Selama konferensi pers, Heechul membuka diri soal kondisi fisiknya.

Dia mengatakan dia telah menderita gara-gara komentar jahat di Internet sejak pergelangan kakinya cedera setelah kecelakaan mobil 11 tahun silam.

"Saya benci mengakuinya, tapi saya semakin tua, dan rumah sakit menyuruh saya untuk rutin menjalani perawatan rehabilitasi dan merawat pergelangan kaki saya," kata dia seperti dilansir Yonhap.

Sebagian warganet menuduhnya sengaja mencederai pergelangan kakinya agar bisa menghindar dari wajib militer, tulis dia di Instagram bulan lalu, "Saya mungkin takkan bisa lagi bekerja secara normal. Saya sama sekali tidak percaya diri."

Penerjemah: Nanien Yuniar
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar