BRI janji ganti dana nasabah korban skimming

BRI janji ganti dana nasabah korban skimming

Warga keluar dari Galeri e-Banking BRI di Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (13/32018). Sejumlah nasabah BRI resah dan memilih menarik uangnya dari ATM menyusul kasus hilangnya uang nasabah BRI secara misterius di sedikitnya tiga wilayah kantor cabang. (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)

BRI akan bertanggungjawab penuh terhadap kerugian yang dialami nasabahnya ..."
Jakarta (ANTARA News) - PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk menjamin akan mengganti semua kerugian nasabahnya apabila hasil investigasi membuktikan telah terjadi penyadapan data atau skimming kartu ATM/Debit.

Sekretaris BRI Bambang Tribaroto dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Kamis, mengatakan untuk kasus di kawasan Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, BRI telah menyelesaikan investigasi internal dan seluruh dana nasabah yang hilang telah dikembalikan secara penuh.

"BRI akan bertanggungjawab penuh terhadap kerugian yang dialami nasabahnya, apabila hasil investigasi menunjukkan bahwa terbukti skimming," catatnya.

Skimming adalah tindakan pencurian informasi kartu kredit atau debit dengan cara menyalin informasi pada strip magnetik kartu.

Baca juga: Pembobolan rekening nasabah BRI Jatim, 87 orang melapor ke polisi

Menurut dia, BRI juga telah mengambil langkah preventif untuk mencegah kejadian serupa berulang kembali. Langkah-langkah tersebut baik dari sisi teknologi maupun kebijakan.

"BRI juga terus mengimbau nasabah agar mengganti PIN kartu ATM/debitnya secara berkala," catatnya.

Baca juga: 53 nasabah BRI menjadi korban skimming di Pontianak

Edukasi kepada nasabah terkait keamanan bertransaksi juga terus dilakukan. Edukasi dilakukan melalui akun Twitter @kontakBRI, facebook BANK BRI, website bri.co.id, sms, email dan Kantor Cabang BRI seluruh Indonesia.

Selain itu, dia mengklaim BRI juga sudah menampilkan tayangan pada layar ATM berupa himbauan untuk menutupi tangan saat memasukkan PIN. Nasabah juga diimbau mengaktifkan SMS notifikasi sehingga dapat langsung mengetahui apabila terjadi kejanggalan transaksi.

Sebelumnya puluhan nasabah BRI Unit Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur memblokir rekening karena berkurangnya jumlah dana di rekening secara misterius.

Kepala Cabang BRI Kediri Dadi Kusnadi mengatakan, nasabah mengadukan kehilangan saldo rekening berkisar Rp 2 juta sampai Rp 3 juta. Namun, Kepala Polsek Ngadiluwih AKP Shokib Dimyati di Kediri sempat menyebut, ada juga yang melaporkan kehilangan sebesar Rp 5 juta.

Baca juga: Nasabah BRI di Kediri laporkan saldonya berkurang misterius

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © ANTARA 2018

BRI minta nasabah ganti ATM berteknologi Chip Card

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar