Jakarta (ANTARA News) - Indonesia mengkoordinasikan pelayanan kedatangan para peserta Asian Games 2018 melalui kerja sama Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC), Kementerian Luar Negeri RI, dan perwakilan dari 45 negara Asia.

"Kami berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri ketika penyelenggaraan pertandingan utama nanti. Tulang punggung penyelenggaraan Asian Games adalah pelayanan terhadap duta-duta olahraga Asia itu," kata Ketua INASGOC, Erick Thohir dalam rapat koordinasi di Jakarta, Rabu.

Erick mengatakan pelayanan terhadap para peserta Asian Games ke-18 bukan hanya berlaku ketika mereka hadir di Indonesia melainkan juga saat mereka berangkat dari negara masing-masing.

"Kami membutuhkan peran serta Kemenlu untuk memperlanjar kedatangan mereka ke Indonesia," kata Erick.

Erick mengatakan Asian Games akan diikuti tidak hanya atlet, pelatih, dan ofisial dari masing-masing kontingen. Asian Games 2018 juga akan menyedot perhatian para suporter dan media.

Rapat koordinasi pelayanan kedatangan para peserta Asian Games itu juga dihadiri 19 Duta Besar Negara Asia seperti Arab Saudi, Bahrain, Iran, Jordan, Korea Selatan, Korea Utara, dan Turkmenistan. Sedangkan 26 kontingen negara lain Asia mengirimkan perwakilan-perwakilan mereka.

Selain rapat koordinasi, para duta besar dan perwakilan negara Asia itu juga mengunjungi sejumlah arena pertandingan di Komplek Gelora Bung Karno, Senayan seperti Stadion Istora, Stadion Akuatik, dan Stadion Utama.

Para duta besar dan perwakilan negara-negara Asia itu mendapatkan penjelasan terkait protokoler kedatangan dan arena pertandingan di Komplek Gelora Bung Karno dari Direktur Hubungan Internasional dan Protokol INASGOC Indra Kartasasmita dan Direktur Pembangunan dan Pengembangan Usaha PPK GBK Gatot Tetuko.

Baca juga: Uang saku atlet pelatnas Asian Games terjamin, klaim CdM

Baca juga: CdM minta cabor selaraskan kebutuhan atlet

Baca juga: Sandiaga minta UMKM diakomodir selama Asian Games

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2018