Rombongan menkeu 10 negara akan mendarat di Banyuwangi

Rombongan menkeu 10 negara akan mendarat di Banyuwangi

Ilustrasi - Sejumlah penumpang turun dari pesawat di Bandar Udara Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (28/11/2017). (ANTARA /Budi Candra Setya)

Banyuwangi (ANTARA News) - Pesawat yang mengangkut rombongan menteri keuangan dari 10 negara peserta Pertemuan Tahunan IMF dan Bank Dunia (Annual Meeting IMF-World Bank) yang bakal digelar di Bali pada Oktober 2018, akan mendarat di Bandara Banyuwangi, Jawa Timur.

"Untuk pertemuan tahunan IMF-World Bank ini, rencananya ada 17.000 delegasi yang hadir. Kami sudah memilah, ada menteri keuangan dari sekitar 10 negara delegasi yang rencananya akan kita daratkan di Banyuwangi," kata Dirut PT Angkasa Pura (AP) II Mohamad Awaluddin saat menggelar pertemuan dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi, Rabu.

Awaluddin menjelaskan bahwa sejumlah pembangunan infrastruktur penunjang tengah dikebut oleh AP II selaku pengelola Bandara Banyuwangi untuk menyambut pertemuan tahunan bergengsi tingkat dunia tersebut, mulai dari perpanjangan dan pelebaran landasan pacu, perluasan apron, hingga penebalan landasan.

Ia lalu merinci pekerjaan yang tengah dilakukan, antara lain penambahan landasan pacu, dari yang semula 2.250 meter menjadi 2.500 meter. Landasan pacu juga dalam proses diperlebar menjadi 45 meter, sementara tebal landasan ditingkatkan menjadi PCN 56.

Penebalan landasan, katanya, akan dilakukan akhir Juni. Apron juga bakal ditambah 23.000 meter persegi, sehingga total menjadi 41.000 meter persegi.

"Semua pengerjaan tersebut, akan selesai awal September. Artinya kesiapan untuk pertemuan IMF-World Bank aman. Dengan spesifikasi infrastruktur seperti itu juga, Banyuwangi sudah bisa menjadi international airport," katanya.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyatakan, pemerintah daerah siap mendukung pemerintah pusat untuk menyukseskan agenda besar internasional IMF-World Bank itu. Bahkan, Anas menyetujui penggunan bangunan ruang tunggu VVIP di kawasan bandara menjadi terminal bagi penerbangan internasional.

"AP II juga bisa mulai membangun resto underground, di bawah hamparan rerumputan hijau dari masterplan bandara yang telah kami susun. Penambahan parkir juga bisa dilakukan di samping resto ini nanti. Tentunya dengan konsep green airport ini, akan menambah daya tarik tersendiri bagi delegasi yang hadir," kata Anas.

Banyuwangi juga telah ditunjuk sebagai daerah yang ditawarkan untuk menjadi tujuan wisata bagi delegasi pertemuan IMF-World Bank dari seluruh dunia. Sejumlah paket wisata akan ditawarkan Banyuwangi, mulai menikmati Gunung Ijen dengan api biru yang fenomenal, wisata petik kopi, hingga beragam atraksi seni yang memikat.
 

Pewarta:
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar