Malaysia tarik diri dari kejuaran junior Asia di Indonesia

Malaysia tarik diri dari kejuaran junior Asia di Indonesia

Atlet perwakilan kontingen Indonesia melakukan defile di atas panggung pembukaan ASEAN School Games (ASG) 2018 secara resmi dibuka Menteri Pendidikan Malaysia Dr Maszlee bin Malik di Universiti Teknologi MARA (UiTM) Selangor, Malaysia, Jumat. Pada kejuaraan ini Indonesia menargetkan 26 medali emas. (Antara/Bayu Kuncahyo)

Selangor, Malaysia (ANTARA News) - Kontingen Malaysia bakal memulangkan pemain terbaiknya yang saat ini turun di kejuaraan Asia junior di Indonesia demi meraih hasil terbaik pada ASEAN School Games (ASG) 2018 di Selangor, Malaysia, 21-25 Juli.

"Pelatih Malaysia saya kenal. Tadi bilang kalau akan menarik pemain yang saat ini tampil di kejuaraan Asia. Ini lah yang jadi pembeda. Pemain mau pulang jika dibutuhkan negara," kata manajer tim bulu tangkis Indonesia di ASG 2018, Luluk Hadiyanto, di sela pembukaan ASG di Universiti Teknologi MARA (UiTM) Selangor, Malaysia, Jumat.

Menurut dia, dengan mendatangkan pemain yang turun di kejuaraan Asia jelas bakal berbeda kondisinya. Namun, mantan pemain ganda putra peringkat satu dunia bersama Alvent Yulianto mengaku dirinya tetap optimistis dengan kemampuan anak asuhnya.

Pada ASG 2018, kata Luluk, Indonesia hanya menurunkan lapis kedua. Untuk menentukan pemain yang diberangkatkan pihak manajemen ASG terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pihak Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

"Kita tetap melakukan koordinasi dengan federasi. Yang jelas saya optimis mereka bisa memenuhi target yang dibebankan," kata pria yang saat ini menjadi PNS di lingkungan Kemenpora itu.

Sesuai dengan jadwal, tim putra Indonesia langsung berhadapan dengan tuan rumah Malaysia di Juara Stadium Bukit Kiara, Selangor, Sabtu (21/7). Sedangkan tim putri akan menghadapi Laos di tempat yang sama.

Untuk putra, tim bulu tangkis Indonesia diperkuat Azhar Zaim Zaidan, Bobby Setiabudi, Dimas Satria Aji, I Gede Pasek Ekayana, M Reezky Alfarez, M Yusuf Maulana, Nur Yahya Adi Felani dan Yoga Prasetyo.

Sedangkan untuk pemain putri juga disiapkan delapan pemain yaitu Aisah Galuh Maheswari, Aldira Rizky Putri, Ayu Gary Luna Maharani, Eprilia Mega Ayuswastika, Made Dinda Windiasari, Melani Mamahit, Melsya Nur Fitriani dan Putri Larasati.

Pada ASG 2018 Indonesia berkekuatan 158 atlet dan akan turun pada delapan dari sepuluh cabang olahraga yang dipertandingkan yaitu atletik, renang, sepak takraw, bulu tangkis, bola voli, basket, senam (dua disiplin) dan squash. Sedangkan targetnya adalah meraih 26 medali emas.

Pewarta:
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar