Jakarta (ANTARA News) - Calon penonton pertandingan final bulutangkis beregu putra Asian Games 2018 antara Indonesia melawan China kecewa lantaran tidak mendapatkan tiket masuk.

Dalam pantauan Antara di Pintu Utama Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta, Rabu, antrean tiket untuk pertandingan cabang olahraga bulutangkis beregu putra mengular sepanjang 100 meter sejak pukul 06.00 pagi hingga pukul 15.00 WIB.

Penonton di sekitar tempat tiket berteriak "Tiket.. tiket.." karena sudah kelelahan menunggu dan panas matahari semakin menyengat.

Salah satu penonton bernama Ayu menyebutkan ketidakjelasan sistem pembelian tiket tersebut harus mengantre selama hampir 9 jam.

"Beli online sudah tidak bisa karena sudah habis kemudian beli offline di tempat loket dibuka jam 08.00 tapi ternyata menunggu jam 06.00 pun dibilang sudah habis" ujar Ayu.

Koordinator petugas tiket untuk pertandingan bulutangkis Yanti mengatakan dirinya tidak tahu perihal habisnya tiket

"Sudah tidak ada tiketnya, sudah habis dari tadi diumumin" tutur Yanti.

Calon penonton meminta dibukakan layar tancap untuk menonton, karena kendala kehabisan tiket.

Menurut sejumlah keterangan penonton, ada beberapa calo yang menjual tiket penonton tribun yang awalnya seharga Rp10.000 menjadi Rp800.000 hingga 1,2 juta rupiah.

Sementara itu, salah staf INASGOC yang turun langsung menghampiri penonton mengatakan bukan kewenangannya mengurus penonton yang kehabisan tiket setelah pihak panitia menyediakan 1.600 tiket.

Pewarta: Taufik Ridwan dan Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2018