counter

Perpustakaan Padang Panjang hadir dalam format digital

Perpustakaan Padang Panjang hadir dalam format digital

Ilustrasi - Aksen ukiran khas Rumah Gadang yang melekat pada arsitektur Masjid Asasi di Sigando, Padang Panjang, Sumatera Barat, saat dikunjungi Rabu (30/5/2018). (ANTARA/Ira Febrianti)

Perpustakaan digital hadir lewat kerja sama dengan Kubuku Probolinggo dan 40 penerbit. Sekarang ada 6.000 judul buku yang tersedia,
Padang Panjang, (ANTARA News) - Layanan Perpustakaan Daerah Padang Panjang, Sumatera Barat kini hadir dalam format digital untuk memudahkan masyarakat mengakses koleksi perpustakaan itu.

"Layanan ini hadir juga untuk meningkatkan minat baca agar gawai tidak digunakan hanya untuk `update status` di media sosial," kata Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Padang Panjang Yoni Aldo di Padang Panjang, Rabu.

Perpustakaan digital dapat diunduh oleh para pengguna android melalui Play Store dengan mengetik kata kunci "e-library Papa" dan dapat melalui http://kubuku.id/download/perpusda-padang-panjang/.

Untuk dapat menggunakan aplikasi itu, pengguna terlebih dahulu harus mendaftar atau membuat akun dan mengisi sejumlah data pribadi serta mengunggah foto diri.

"Perpustakaan digital hadir lewat kerja sama dengan Kubuku Probolinggo dan 40 penerbit. Sekarang ada 6.000 judul buku yang tersedia," katanya.

Pihaknya menargetkan perpustakaan daerah itu dapat hadir sebagai pusat pembelajaran bagi masyarakat.

Meski telah disediakan layanan digital yang dapat diakses di mana saja, aktivitas di perpustakaan diupayakan tetap hidup dengan mengadakan kegiatan pembelajaran bagi anak dan diskusi berkaitan dengan potensi daerah setempat.

Upaya-upaya itu, ujarnya, sebagai langkah bahwa daerah tersebut memang layak dicanangkan sebagai Kota Literasi.

"Literasi tidak sebatas membaca dan menulis saja namun lebih jauh membangun masyarakat terampil di aktivitas atau bidang tertentu. Lewat peran perpustakaan semoga tujuan itu bisa diwujudkan," katanya.*

Baca juga: Padang Panjang arahkan perpustakaan serbagai pusat pembelajaran

Baca juga: BPK resmikan perpustakaan riset

Pewarta:
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar