Makassar (ANTARA News) - Dari 346 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia yang mengikuti program "Pertamina Way" untuk mendapatkan sertifikasi internasional, hanya 136 dinilai layak memperoleh sertifikasi tersebut berupa jaminan sertifikasi "Pasti Pas." Menurut Vice President Permasaran Bahan Bakar Minyak (BBM) Retail PT. Pertamina, Djaelani Sutomo, di Makassar, Rabu, sejumlah SPBU yang mengantongi sertifikasi internasional itu berada di Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Medan, Denpasar, Pekanbaru, Menado dan Makassar. Makassar sendiri, dari tujuh SPBU yang mengikuti program Pertamina Way ini, hanya lima diantaranya yang berhasil memperoleh sertifikat "Pasti Pas" itu. Djaelani mengatakan, SPBU yang memiliki sertifikat tersebut, dapat dipastikan kualitas dan ketepatan takarannya tidak akan merugikan konsumen bahkan pelayanannya pun diupayakan agar pelanggan merasa nyaman dengan menerapkan semboyan 3S yakni senyum, sapa dan salam. Selain pelayanan dan kualitas isi SPBU, program ini juga mencakup pelatihan ulang operator SPBU, pelaksanaan tera ulang dispenser serta pembersihan menyeluruh di SPBU bahkan beberapa tempat pengisian BBM ini, telah didirikan juga semacam kafe. Sebab itu lanjut Djaelani, pada tahun 2007, program peningkatan pelayanan SPBU ini akan menjangkau seluruh daerah pemasarannya di Indonesia. Pertamina berencana mengikutsertakan 400-600 SPBU tambahan dalam program tahun 2007 ini. Rencananya, pemerintah akan mempercepat implementasi training center operator tambahan tersebut termasuk membentuk tim lokal dan pusat yang fokus pada implementasi Pertamina Way ini sehingga diharapkan, seluruh SPBU di Indonesia dapat memperoleh sertifikasi "Pasti Pas" ini. Sebelumnya, kata Djaelani, penerapan program Pertamina Way di SPBU, telah dimulai pada lima SPBU percontohan di Jabotabek pada kwartal ke-4 tahun 2006. Pelanggan maupun pengelola SPBU Pertamina memberikan sambutan positif dan survei lembaga independen menunjukkan 98 persen pelanggan puas terhadap pelayanan di SPBU percontohan dan 94 persen melihat perubahan positif di SPBU. (*)

Editor: Heru Purwanto
Copyright © ANTARA 2007