Jakarta   (ANTARA News) - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Idham Azis mengingatkan warga DKI Jakarta yang merayakan pergantian tahun agar berempati terhadap korban tsunami Selat Sunda di perairan Banten dan Lampung.

"Saya berharap kepada masyarakat yang akan merayakan pergantian tahun marilah rayakan dengan tertib karena di balik perayaan itu kita juga masih berduka seperti korban tsunami di Banten dan Lampung, serta daerah lainnya," kata Irjen Polisi Idham Azis saat gelar pasukan pengamanan tahun baru di Monas Jakarta, Senin.

Idham juga menyatakan Polda Metro Jaya dibantu Kodam Jaya dan Pemerintah Provinsi DKI siap mengamankan perayaan pergantian tahun di wilayah Ibu Kota.

Idham memastikan pihaknya telah memetakan ancaman yang berpotensi muncul saat pergantian tahun seperti terorisme, kejahatan jalanan, pencurian kendaraan bermotor, pencurian rumah kosong, dan ntisipasi banjir.

"Kita punya satgas khusus yang akan menyiapkan tim mengantisipasinya, contoh di Kampung Pulo punya satgas, biasanya kalau hujan terjadi air naik dan di sana ada anggota kita berjaga," tutur Idham.

Kapolda Metro Jaya menyatakan Polri, TNI, dan Pemprov DKI menyiapkan 20.000 personel gabungan untuk mengamankan perayaan tahun baru.

Pembagian personel meliputi pusat keramaian masyarakat seperti Ancol, Monas, Bundaran Hotel Indonesia, Ragunan, TMII, dan Ice BSD.

Baca juga: MUI imbau sambut tahun baru dengan kesederhanaan
Baca juga: Kota Tua buka hingga dini hari pada malam tahun baru

 

Pewarta: Taufik Ridwan
Editor: Dewanti Lestari
Copyright © ANTARA 2018