Monumen pesawat tempur F-5 di Lanud Iswahjudi diresmikan KSAU

Monumen pesawat tempur F-5 di Lanud Iswahjudi diresmikan KSAU

Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna usai Rapim TNI AU Tahun 2019, di Mabes AU Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (1/2/2019). (Syaiful Hakim)

Intinya bukan hanya sekedar monumen, tetapi kenangan sebagai sejarah dan juga memberikan edukasi kepada generasi penerus bangsa. Sehingga, dari situ diharapkan timbul rasa cinta akan kedirgantaraan nasional
Magetan, Jatim (ANTARA News) - Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal Yuyu Sutisna meresmikan monumen pesawat tempur "F-5 Tiger" yang sudah purna tugas di lingkungan komplek Pangkalan Udara (Lanud) Iswahjudi Magetan, di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

"Untuk memberikan penghormatan, rasa kebanggaan, dan sebagai bukti sejarah bahwa pesawat ini sudah mengabdi di TNI Angkatan Udara khususnya di Lanud Iswahjudi, maka pesawat F-5 kita jadikan monumen di tempat ini. Harapannya bisa memberikan penghargaan serta kebanggaan pada kita semua, baik itu penerbang yang menerbangkannya, teknisi, masyarakat sekitar, dan seluruh bangsa Indonesia," ujar Marsekal Yuyu kepada wartawan.

Menurut dia, pesawat tempur F-5 yang dijadikan monumen tersebut sudah memperkuat Lanud Iswahjudi dan memperkuat Angkatan Udara selama 36 tahun. Dengan alasan teknis, ekonomis, dan teknologi yang tertinggal, sehingga pesawat tersebut dipensiunkan.

Selama bertugas di Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi, jumlah pesawat tempur F-5 mencapai 12 unit. Nantinya, keberadaan pesawat tempur F-5 akan diganti dengan pesawat tempur Sukhoi yang saat ini sedang proses.

Selain sebagai rasa kebanggaan dan penghormatan, penempatan pesawat tempur F-5 sebagai monumen dimaksudkan untuk memberikan inspirasi dan edukasi kepada generasi muda.

"Intinya bukan hanya sekedar monumen, tetapi kenangan sebagai sejarah dan juga memberikan edukasi kepada generasi penerus bangsa. Sehingga, dari situ diharapkan timbul rasa cinta akan kedirgantaraan nasional," tambahnya.

Selain di komplek Lanud Iswahjudi Magetan, monumen pesawat serupa juga terdapat di beberapa daerah di antaranya di Yogyakarta, Solo, dan Kabupaten Madiun.

"Setelah ini sesuai permintaan, saya akan menempatkan pesawat serupa untuk monumen di Taman Lalu Lintas Bandung," kata dia.

Baca juga: KSAU resmikan Sathar 65 di Lanud Iswahjudi

Baca juga: Lanud Iswahjudi pamerkan pesawat lewat "open house"

Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KSAU : Pesawat tempur yang jatuh masih laik terbang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar