Palembang (ANTARA News) - Sriwijaya FC mengandalkan mayoritas pemain muda jebolan tim Sriwijaya FC U-19 dan tim PON Sumsel untuk bertanding melawan Madura United pada leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia di Madura pada Minggu (17/2).

Pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan di Palembang, Kamis, mengatakan, dengan materi pemain muda minim pengalaman tersebut, Sriwijaya FC harus realistis dalam mematok target pada pertemuan pertama melawan Madura United ini.

"Yang jelas, saya tidak mau tim ini jadi bulan-bulanan. Target kami, ya harus menyulitkan Madura United," kata Hartono yang dijumpai seusai latihan terakhir menjelang keberangkatan ke kandang lawan.

Meski kualitas pemain berbeda level dengan Madura United, bagi Hartono tetap ada peluang untuk mencetak gol asalkan pemain SFC piawai dalam menerapkan strategi serangan balik.

Taktik dan strategi ini sudah disimulasikan di sesi latihan beberapa hari terakhir dengan harapan dapat diaplikasikan para pemain ketika berada di lapangan.

"Satu lagi, pemain jangan tertekan, enjoy saja supaya bisa menampilkan yang terbaik ," kata dia.

Sriwijaya FC dijadwalkan akan berangkat dari Palembang ke Madura pada Jumat (15/2) dengan memboyong 18 pemain, yakni Akbar Zakaria, Rizky Dwi Ramadhana, Hapit Ibrahim, Rahmad Juliandri, Yogi Novrian, Andes Adinata, Robby Andika, Fatoni Ahmad, Untung Wibowo.

Kemudian, Adi Septiawan, Reza Airlangga, Juprianto, Zakaria, Zico Sukmana, Adisty Wicaksana, Muhammad Ilham, Deni Kristiawan dan Vako Marcho.

Laga melawan Madura United ini diperkirakan tidak mudah bagi "Laskar Wong Kito" karena dari 18 pemain yang diboyong hanya tiga pemain yang pernah merasakan bertanding di Liga 1 musim lalu, sementara Madura United diperkuat sejumlah pemain nasional dan pemain asing.

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2019