counter

Djarum pertama kali sulap Sabuga jadi arena bulu tangkis

Djarum pertama kali sulap Sabuga jadi arena bulu tangkis

Sejumlah pemain dan official dari perwakilan klub memberikan keterangan dalam konferensi pers Djarum Superliga Badminton 2019 di Hotel Intercontinental Bandung, Jawa Barat. (Antara/Roy Rosa Bachtiar)

Bandung (ANTARA News) - Djarum untuk pertama kalinya menyulap Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung menjadi arena pertandingan bulu tangkis bertajuk Djarum Superliga Badminton 2019.
   
"Sabuga sebetulnya bukan untuk bulu tangkis, tapi kami sulap dalamnya menjadi tiga lapangan," tutur Ketua Panitia Pelaksana Djarum Superliga Badminton 2019 Achmad Budiharto dalam konferensi pers di Bandung, Minggu.
   
Bahkan dalam proses pengubahan dan pemasangan perangkat pertandingan, ditemui sejumlah kendala teknis yang akhirnya bisa ditangani tim Djarum.
   
Meski Sabuga dirasa kurang cocok untuk penyelenggaraan turnamen bulu tangkis, namun ia optimistis gelaran tersebut akan sukses dan disukai masyarakat.

Baca juga: 13 klub perebutkan gelar Djarum Superliga Badminton 2019
   
Buktinya, katanya melanjutkan, tiket presale langsung habis hanya dalam waktu beberapa jam setelah dijual melalui pranata daring.
   
"Di luar dugaan antusiasme warga Bandung luar biasa, dan ternyata orang dari Jakarta juga tersedot untuk ikut nonton," kata Budiharto menambahkan.
   
Sehubungan dengan hal itu, ia pun meminta maaf kepada masyarakat karena tiket presale sudah ludes terjual.
   
Meski begitu, ia menjelaskan tiket pertandingan bisa dibeli langsung dua jam sebelum jadwal pertandingan.
   
Tiket yang dijual pun terbilang terjangkau, dengan terbagi ke dalam dua kelas yaitu VIP dan Reguler.

Baca juga: Musica bidik pertahankan gelar Djarum Superliga Badminton
   
Untuk VIP dibanderol seharga Rp40 ribu pada hari biasa, sedangkan Sabtu-Minggu Rp75 ribu.
   
Sementara tiket kelas reguler dihargai Rp25 ribu di hari biasa dan Rp50 ribu di Sabtu-Minggu.
   
Selain itu, pemilihan Kota Bandung sebagai pelaksanaan event ini juga untuk menumbuhkan geliat olahraga bulu tangkis di kota ini.
    "Bandung ini kan kota besar, kontribusinya bagi bulu tangkis juga besar baik dari jumlah atlet dan penggemar. Sudah lama Bandung tidak menjadi tuan rumah kejuaraan bulu tangkis," tutur Budiharto yang juga menjabat sebagai Sekjen PP PBSI itu.

Baca juga: Jaya Raya siap hadang Musica dalam Djarum Superliga

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar