Makassar, 17/2 (ANTARA News) - Sejumlah massa pendukung memadati beberapa lokasi untuk menonton bareng debat calon presiden putaran kedua di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu malam.

Kubu pendukung pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma`aruf Amin (Jokowi-Amin) di Rumah Perjuangan, Relawan Pengusaha Nasional (Repnas) di jalan Haji Bau dan kediaman Moh Ramdhan Pomanto jalan Amirullah Makassar.

Sementara untuk kubu pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno di Roemah Djoeang jalan Mappanyukki dan Sekretariat Gerindra Sulsel jalan Bawakaraeng dan Sekretariat Gerindra Makasaar jalan Nuri Makassar.

Pendukung pasangan capres-cawapres di Rumah Perjuangan terlihat antusias menyaksikan debat tersebut sambil menyemangati dalam segmen pertama tentang infrastruktur. Terlihat suara bergemuruh ketika Prabowo menyebut pembangunan infrastruktur tidak efisien.

"Apa yang disampaikan Pak Jokowi terkait infrastruktur sudah menyentuh masyarakat termasuk dengan adanya dana desa yang dicanangkan dan sudah dilaksanakan," kata tim aliansi relawan Jokowi, Suradi di arena "nobar" Rumah Perjuangan.

Sementara tim lainnya Respayanti Muin menambahkan apa yang disampaikan Jokowi adalah capaian selama pemerintahannya dan apa yang sudah dikerjakan termasuk menawarkan solusi atas permasalahan bangsa.

Secara terpisah di tempat nobar posko Prabowo Roemah Djoeng di jalan Mappanyukki para pendukung juga terlihat semangat saat Prabowo berbicara tentang infrastruktur. Posko tersebut memang berdekatan dengan posko Jokowi.

"Pak Prabowo jelas mengatakan pembangunan infrastuktur selama ini dinilai tidak efisien, dan itu memang wajar selama ini seperti itu. Untuk masalah kesejahteraan petani masih menjadi persoalan besar yang harus diselesaikan," ujar Tim Prabowo-Sandi, Syawal di Roemah Djoeng.

Debat kedua capres tersebut dibagi menjadi beberapa segmen, seperti infrastruktur, energi, pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup. Debat dipandu oleh Tommy Tjokro serta Anisha Dasuki.

Pewarta: M Darwin Fatir
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2019