counter

Metropolitan

Wali Kota Jakut ajak pelajar pemegang KTP-e gunakan hak pilih

Wali Kota Jakut ajak pelajar pemegang KTP-e gunakan hak pilih

Wali Kota Jakarta Utara Syamsuddin Lologau (kiri) hadir dalam kegiatan perekaman KTP-elektronik bagi 37 pelajar di Ruang Multi Kegiatan, SMAN 75 Jakarta, Selasa (19/2). (Humas Pemkot Jakarta Utara)

Pelajar yang sudah berusia 17 tahun dan memiliki KTP elektronik akan diikut sertakan untuk menyalurkan hak pilihnya dalam pesta demokrasi tanggal 17 April mendatang
Jakarta (ANTARA News) - Wali Kota Jakarta Utara Syamsuddin Lologau yang hadir dalam kegiatan perekaman KTP-elektronik bagi 37 pelajar di Ruang Multi Kegiatan, SMAN 75 Jakarta, Selasa (19/2), mengajak para pelajar yang telah memiliki KTP untuk menggunakan hak pilihnya

Syamsuddin mengatakan bahwa pelajar yang sudah berusia 17 tahun dan memiliki KTP elektronik akan diikut sertakan untuk menyalurkan hak pilihnya dalam pesta demokrasi tanggal 17 April mendatang. 

"Tolong dimanfaatkan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya. Pilihan bisa berbeda tapi persaudaraan harus terjaga dengan baik," ujar Syamsuddin.

Kedatangan Syamsuddin adalah bagian dari kegiatan Sudin Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Utara yang melakukan sistem jemput bola perekaman KTP elektronik bagi pelajar yang akan berusia 17 tahun. Aksi jemput bola itu dengan mendatangi langsung ke sekolah untuk pelaksanaan proses perekaman.

"Hari ini dilakukan pelayanan perekaman KTP elektronik dengan sistem jemput bola di SMAN 75 Jakarta. Sudin Dukcapil Jakarta Utara akan memastikan berapa pelajar yang belum terekam dan yang sudah," jelas Syamsuddin saat menyerahkan secara simbolis KTP elektronik kepada pelajar yang sudah berusia 17 tahun.

Dalam kegiatan itu Syamsuddin didampingi oleh Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman dan Kasudin Dukcapil Jakarta Utara, Erik Polim Sinurat 

Saat ini, Sudin Dukcapil Jakarta Utara sudah melakukan perekaman KTP elektronik sebanyak 1.470 pelajar. 

"Masih tersisa dua ribu orang dari target yang ada yaitu 3.474 orang. Dari 60 sekolah, kita sudah datangi 27 sekolah agar anak-anak yang masuk usia 17 tahun bisa terekam, divalidasi dan dicetak KTP elektroniknya," terang Erik

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar