counter

Artikel

Selebriti dan sosialisasi pencegahan kanker serviks

Oleh Citra Maharani Herman dan Ganet Dirgantara

Selebriti dan sosialisasi pencegahan kanker serviks

Dokter menggandeng selebriti untuk kampanye pencegahan kanker serviks (Foto ANTARA/ Citra Maharani Herman)

Jakarta (ANTARA) - Kerap hadir di media cetak dan elektronik membuat kalangan selebriti kerap dipakai sebagai duta kegiatan sosial karena berdasarkan survei cara berkampanye mereka lebih ampuh untuk ditangkap dan diterima masyarakat sebagai sasaran.

Fakta ini juga yang membuat Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks (KICKS) menggandeng sejumlah selebriti untuk melakukan sosialisasi pencegahan kanker serviks.

KICKS berkerja sama dengan fotografer Diera Bachir memamerkan foto-foto dari para selebritis perempuan dalam pameran #IamTrulyWoman untuk mengampanyekan pencegahan kanker serviks sekaligus untuk memperingati Hari Perempuan Sedunia.

Pameran tersebut menghadirkan foto-foto dari 28 perempuan Indonesia yang peduli terhadap isu kanker serviks maupun isu perempuan, antara lain Prilly Latuconsina, Syifa Hadju, Sarwendah, Wulan Guritno, Chacha Frederica, dan Rossa.

Menurut sang fotografer Diera, pameran kali ini begitu berarti karena semua tim, selain para model, juga adalah perempuan dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari pengarah gaya, pengarah busana hingga penata rias.

Pameran foto ini memang diselenggarakan untuk meningkatkan kesadaran perempuan Indonesia akan pencegahan kanker serviks sejak usia dini, hadirnya selebriti ini menjadi panutan agar tidak malu untuk mendapatkan vaksinasi.

Bahkan Prilly Latuconsina yang telah didaulat sebagai duta kanker serviks sejak dua tahun lalu, merupakan salah satu sosok selebriti yang paling agresif menyuarakan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah kanker serviks melalui vaksinasi.

Menurut Prilly, kendala dalam pencegahan kanker serviks adalah banyak perempuan merasa kalau mereka tidak berisiko atau tidak mengetahui jika kanker serviks dapat dicegah dengan vaksinasi.

Fakta menunjukkan setiap perempuan mempunyai risiko yang sama tanpa memandang umur dan status, hadirnya selebriti wanita ini diharapkan dapat mengubah persepsi masyarakat terhadap penyakit ini.

Remaja cantik ini bahkan mencontohkan dengan memvaksin dirinya bersama keluarganya bahkan membagi-bagikan tip ini kepada masyarakat melalui media sosial. Apalagi Prilly sendiri memiliki pengikut yang sangat banyak dan fanatik di akunnya sehingga apa yang dilakukan setidaknya akan ditiru.

Hal ini juga menjadi pembelajaran bagi selebriti lainnya yang memiliki akun yang jumlah pengikutnya banyak agar memanfaatkan untuk berbagai kegiatan yang positif seperti dilakukan Prilly.

Tidak hanya Prilly yang menyuarakan pentingnya mencegah kanker sedari dini, Yuki Kato dan Cinta Laura merupakan selebriti yang giat menyuarakan pentingnya vaksinasi HPV untuk mencegah penyakit kanker serviks.

Sepertihalnya Prilly, Yuki maupun Cinta juga melakukan vaksinasi HPV tujuannya juga sama memberikan contoh yang positif kepada perempuan di tanah air yang sadar untuk melakukan pencegahan ketimbang terlanjur tertular penyakit ini.

Yuki bahkan mengemukakan dengan melakukan vaksinasi HPV berarti akan menjadi investasi yang bagus untuk masa depan dan sebagai batu loncatan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kanker.


Ajak laki-laki

Dengan hadirnya selebriti wanita Prilly Latuconsina, Yuki Kato, dan Cinta Laura tentunya diharapkan dapat mengajak kalangan perempuan untuk dapat bersama-sama melakukan pencegahan terhadap penyakit ini.

Namun, sebenarnya untuk mencegah penyakit ini sebenarnya tidak hanya melibatkan selebriti wanita, peran selebriti pria juga sangat penting mengingat virus ini ternyata juga bisa menulari kaum pria.

Vaksinasi HPV dapat diberikan tidak hanya pada perempuan tetapi juga kepada laki-laki. Laki-laki memang tidak akan terkena kanker serviks, tetapi laki-laki dapat terkena virus HPV yang dapat mengakibatkan potensi terkena kutil kelamin.

Oleh karena itu laki-laki juga diharapkan untuk melakukan vaksinasi HPV.

Kutil biasanya berwujud benjolan mirip daging tumbuh di sekitar kelamin dan anus dan ini bisa menyebabkan rasa gatal.

Salah satu penyebab munculnya kutil pada kelamin adalah virus HPV.

Dengan demikian sosialisasi terhadap pria juga penting. Bahkan tidak ada salahnya mengkampanyekan vaksinasi pada laki-laki. Jika laki-laki melakukan vaksinasi, selain untuk menghindari potensi kutil pada kelamin, itu juga dapat melindungi pasangannya dari terkena virus setelah melakukan hubungan seksual.

Bagi kaum pria tidak perlu malu untuk mendapatkan vaksinasi HPV, karena ini dilakukan untuk pencegahan penyakit yang tidak diinginkan di masa depan.

Ahli kesehatan, dr. Venita Eng, MSc yang juga adalah perwakilan dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI) DKI mengemukakan bahwa sebanyak 50 perempuan Indonesia meninggal setiap harinya karena kanker serviks.

Merupakan sebuah fakta yang luar biasa karena sedikitnya 18.000 lebih perempuan Indonesia meninggal dalam setahun akibat kanker serviks.

Kanker serviks sendiri merupakan kanker yang menyerang leher rahim dan merupakan Kanker yang penyebabnya murni karena virus. Salah satu penyebab utama kanker serviks adalah infeksi Human Papilloma Virus (HPV).

Menurut Yayasan Kanker Indonesia (YKI) DKI, kanker serviks berada di urutan ke-2 dari 10 kanker terbanyak pada wanita.

Kanker serviks juga merupakan satu-satunya jenis kanker yang dapat dicegah, yaitu dengan melakukan vaksinasi HPV sebagai bentuk pencegahan primer terhadap Kanker tersebut.*


Baca juga: Bagi Yuki Kato kesehatan adalah nomor satu

Baca juga: Cinta Laura ajak laki-laki ikut divaksin HPV

Baca juga: YKI DKI ingatkan pentingnya cegah kanker serviks



 

Oleh Citra Maharani Herman dan Ganet Dirgantara
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar