counter

Copa America 2019

Daftar juara Copa America, Brasil kini koleksi sembilan trofi

Daftar juara Copa America, Brasil kini koleksi sembilan trofi

Para pemain tim nasional Brasil melakukan selebrasi mengangkat trofi Copa America 2019 yang mereka menangi seusai mengalahkan Peru 3-1 dalam partai final di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, Minggu (7/7/2019) waktu setempat. ANTARA/AFP/Carl de Souza/aa

Jakarta (ANTARA) - Tim nasional Brasil keluar sebagai juara Copa America 2019 seusai mengalahkan Peru 3-1 dalam partai final yang digelar di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, Senin dini hari WIB.

Brasil sukses menyudahi paceklik juara turnamen tersebut yang sudah berlangsung 12 tahun, demi menambah koleksi trofi mereka menjadi sembilan buah.

Kendati demikian, Brasil masih terpaut jauh dari dua tim pengoleksi gelar juara terbanyak yakni Uruguay dengan 15 kali dan Argentina 14 kali.

Perlu setidaknya lima edisi Copa America lagi bagi Brasil untuk menyamai raihan Argentina atau satu kali lebih banyak untuk menyetarakan diri dengan Uruguay.

Namun, Brasil sedikit lebih baik dibandingkan Argentina yang masih harus melanjutkan puasa gelar Copa America setidaknya satu tahun lagi. Terakhir kali Argentina menjadi juara pada edisi 1993 atau 26 tahun silam.

Copa America akan kembali digelar pada 2020, demi menyamakan tahun penyelenggaraan dengan Piala Eropa.

Tahun depan, Argentina dan Kolombia bakal berperan menjadi tuan rumah. Partai final dijadwalkan digelar di Kolombia.

Baca juga: Brasil atasi Peru 3-1, tuntaskan dahaga juara 12 tahun

Berikut daftar juara Copa America sejak berganti format pada 1975:

1975 - Peru
1979 - Paraguay
1983 - Uruguay
1987 - Uruguay
1991 - Argentina
1993 - Argentina
1995 - Uruguay
1997 - Brasil
1999 - Brasil
2001 - Kolombia
2004 - Brasil
2007 - Brasil
2011 - Uruguay
2015 - Chile
2016 - Chile
2019 - Brasil

Baca juga: Jangan menjadi Messi, berat, biar Messi saja

Daftar juara Copa America sepanjang masa:

15 - Uruguay
14 - Argentina
9 - Brasil
2 - Peru, Paraguay, Chile
1 - Bolivia, Kolombia

Baca juga: CONMEBOL anggap tuduhan Messi melecehkan, tapi tak ada ancaman hukuman

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar