counter

Kelompok orkestra remaja Indonesia siap unjuk gigi di Wina

Kelompok orkestra remaja Indonesia siap unjuk gigi di Wina

(Dari kiri) Direktur Hubungan Antar Lembaga Luar Negeri Badan Ekonomi Kreatif Kartika Chandra Negara, pemain biola Maylaffayza, pengaba orkestra Nathania Karina dan Maestro Orkestra Indonesia Addie MS dalam acara konferensi pers penampilan orkestra remaja TRUST di Jakarta, Selasa (23/7) (ANTARA News/DEVI NINDY)

Jakarta (ANTARA) - Kelompok orkestra remaja Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST) di bawah pengaba Nathania Karina siap unjuk gigi dan menorehkan prestasi di The World Orchestra Festival di Wina, Austria.

Nathania Karina pada konferensi pers di Jakarta, Selasa menyebut tim orkestra tersebut berkesempatan menjadi satu-satunya yang mewakili Asia Tenggara untuk tampi di festival tersebut.

"Ini dari basis komunitas, kumpulan remaja-remaja yang berkumpul dalam satu visi yang sama dengan kecintaan pada musik, tentunya punya agenda salah satunya menuju The World Orchestra Festival," ujar Nathania.

"Orkestra yang bisa ke luar negeri masih jarang, karena tidak banyak komunitas orkestra yang punya kesempatan berangkat ke festival internasional. Untuk itu, saya berharap keberangkatan ini bisa menjadi motivasi untuk musisi muda," lanjut dia.

Tim tersebut terdiri dari 61 musisi muda Indonesia, yang akan membawakan aransemen lagu daerah Indonesia seperti Rasa Sayange, Bungong Jeumpa, Janger, Cublak-Cublak Suweng dan Manuk Dadali.

Mereka juga akan membawakan "medley" lagu khas Sumatera Utara seperti Sik Sik Sibatumanikam, Sing Song So, dan Sigulempong.

Baca juga: Begini cara Addie MS dan para sineas rayakan Kebangkitan Nasional
 
Cuplikan penampilan orkestra remaja TRUSTTrinity Youth Symphony Orchestra (TRUST) di bawah pengaba Nathania Karina (ANTARA News/DEVI NINDY)


Selama delapan bulan latihan, tim orkestra itu mendapat bimbingan khusus dari Maestro Orkestra Indonesia Addie MS, pemain biola Maylaffayza, Maestro kesenian Bali I Gust Kompyang Raka dan pelatih vokal Yudhi Ekaputra.

Mereka juga mempersiapkan kejutan tari tradisional terinspirasi dari tari Kecak, Saman dan Ratoh Jaroe di tengah lagu Janger dan Bungong Jeumpa.

Selain itu, mereka juga akan menggunakan instrumen tradisional seperti Rindik Bali untuk menambah sentuhan lokal.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Hubungan Antar Lembaga Luar Negeri Badan Ekonomi Kreatif Kartika Chandra Negara menyatakan mendukung penuh keberangkatan orkestra remaja tersebut demi perkembangan seni pertunjukkan.

"Seni pertunjukkan pertumbuhannya dua kali lipat. Hal itu memperlihatkan semakin bertumbuh dan berkembangnya seni pertunjukkan, dan tentu secara ekosistemnya akan kami perbaiki," ujar Kartika.

Grup orkestra TRUST akan tampil di World Orchestra Festival, yang merupakan ajang pertemuan grup orkestra dari seluruh dunia untuk tampil dan belajar dari musisi profesional dan akademisi musik kelas dunia di Wina, Austria pada 1-4 Agustus 2019.
 


Baca juga: Addie MS: Orkestra "Bahasa Diplomasi" Yang Terabaikan

Baca juga: Andi Rianto tidak tidur demi konser orkestra #KejarMimpi

Baca juga: Dewi Gita menyanyikan lagu debutnya di "The Harmony of Betawi"

 

PMR Wira Kabupaten Batang tanam pohon mahoni

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar