counter

Jefri Nichol disambangi rekan sesama artis

Jefri Nichol disambangi rekan sesama artis

Jefri Nichol ditemui dalam pemutaran perdana film "Hit & Run" di Jakarta, Rabu (29/5/2019) (ANTARA News/Maria Cicilia Galuh/Dok)

Enggak sih, enggak pernah tahu dia make, makanya kaget ya, kata Faisal
Jakarta (ANTARA) - Faisal yang merupakan teman syuting Jefri Nichol datang ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk melihat keadaan rekan sesama artisnya itu.

Ia mengaku kaget dengan adanya kasus penyalahgunaan narkoba yang menjerat Jefri. Bahkan, ia juga tidak percaya jika aktor yang sangat digandrungi kaum hawa tersebut menggunakan narkoba.

“Enggak sih, enggak pernah tahu dia make, makanya kaget ya," kata Faisal, Selasa.

Baca juga: Jefri tak berkutik saat ditangkap polisi terkait kasus narkoba

Faisal mengatakan, selama menjalani syuting bersama Jefri dirinya tidak pernah melihat tanda-tanda yang aneh seperti orang yang mengosumsi narkoba.

“Enggak nyangka banget karena setahu aku syuting sama aku beberapa judul film pun dia (Jefri) enggak pernah pakai dan terkontrol banget orangnya," katanya.

Meskipun Faisal mengatakan bahwa terakhir bertemu dengan Jefri ketika rilis premier sebuah film beberapa waktu lalu, namun ia tetap berhubungan baik dengan Jefri.

Baca juga: Jefri Nichol ditangkap, mantan manajer kaget

Baca juga: Kapolres Jaksel: Jefri Nichol masih ditahan dan sehat


"Aku deket sama dia, makanya langsung dateng ke sini," ujarnya.

Sebelumnya, Jefri ditangkap pada Senin malam (22/7) sekitar pukul 23.30 WIB di apartermen miliknya yang terletak di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Dari penangkapan itu, polisi berhasil menemukan ganja seberat 6,01 gram di dalam kulkas miliknya. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus Jefri tersebut.

Selain itu, pada Selasa sore sekitar pukul 17.30 WIB ibunda Jefri mendatangi Polres Jaksel. Ia pun hanya sedikit menanggapi pertanyaan wartawan soal penangkapan Jefri.

“Iya sehat, baik,” katanya.

Jefri Nichol menyesal menggunakan narkotika

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar