Sabtu, 1 November 2014

Klitschko tetap terbaik

| 5.424 Views
id vladimir klitschko, klitschko menang, francesco pineta, lawan tanding, tinju kelas berat, pertandingan klitschko, tinju wba
Klitschko tetap terbaik
Vitali Klitschko, saat menang melawan Mariusz Wach dari Polandia, di Hamburg, Jerman, beberapa bulan lalu. Saat itu, Klitschko menang angka hingga ronde terakhir usai. Keempat gelar juara dunia kelas berat kembali dia genggam. (Reuters)
... tapi akhirnya saya berhasil mengatasinya... "
Manheim, Jerman (ANTARA News) - Vladimir Klitschko menghentikan perlawanan mantan mitra latihnya Francesco Pianeta pada ronde keenam di Mannheim, Sabtu, dan tetap mempertahankan empat gelar kelas beratnya.

Penantangnya dari Jerman, kelahiran Italia itu, sempat menghajar sang juara pada ronde kedua dengan menghujaninya dengan berbagai pukulan, tetapi di luar itu ia tidak berdaya menghadapi si petinju yang menyandang gelar empat versi tinju internasional itu.

Klitschko dua kali merubuhkan Pianeta, penderita kanker testis tiga tahun lalu ke atas kanvas, pada ronde keempat, sebelum wasit menghentikan pertandingan pada ronde keenam setelah menghitung delapan detik, saat lawannya terduduk dihajar habis-habisan.

Petinju berusia 37 tahun dari Ukraina itu memperpanjang catatan laga tak terkalahkan menjadi 18 kali. Kekalahannya terakhir terjadi ketika ia melawan Lamon Brewster dalam perebutan gelar WBO pada 2004.

Secara keseluruhan, ia sudah memenangi 60 pertandingan dari 62 yang dilakoninya, termasuk 52 kali menang angka.

Klitschko menyandang gelar juara versi IBF, IBO, WBO dan WBA sedangkan abangnya, Vitali, menyandang gelar WBC. Kedua petinju itu sudah berjanji tidak akan saling bertinju sesama mereka.

Pianeta, dengan tinggi badan 1, 93 meter, lima senti lebih pendek dibanding lawannya, sebelumnya tidak terkalahkan dalam 28 pertandingan dan sekali seri.

"Ia mengawali pertandingan secara hebat dan mencoba merapat terus ke tubuh saya. Ia bertanding dengan berani, tapi akhirnya saya berhasil mengatasinya," kata Klitschko.

(A008/A011)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga