Jakarta (ANTARA News) - Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) dan Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan sama-sama menghadiri acara pelantikan pengurus PMI DKI Jakarta, hari ini.

Pada acara ini, JK meminta PMI siap membantu negara lain yang tertimpa bencana alam dan bencana kemanusiaan.

"Tugas PMI berikutnya adalah siap membantu negara lain karena kita juga telah banyak dibantu mereka saat tsunami Aceh, gempa Jogja, dan sebagainya," kata JK yang melantik 17 anggota dewan kehormatan dan pengurus PMI DKI Jakarta periode 2017-2022.

"Apakah itu Kamboja, Myanmar, Filipina, Pakistan, agar bangsa kita tidak hanya tangan di bawah tapi juga tangan di atas," sambung JK.

Dia juga mengingatkan para relawan PMI untuk berpegang teguh kepada tujuh prinsip dasar Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Indonesia.

"Unsur kita menjalankan tugas adalah kemanusiaan, tanpa membeda-bedakan agama, suku, ras, dan sebagainya, lalu kemandirian tanpa tergantung pemerintah atau pihak lain, dan universal," kata dia.

Sedangkan Anies menyelemati para pengurus baru PMI DKI Jakarta itu yang di antaranya adalah puteri mantan presiden Soeharto, Siti Hediati Hariyadi, yang terpilih sebagai ketua dewan kehormatan PMI Jakarta.

"Pertama saya mengucapkan selamat kepada pengurus baru PMI DKI Jakarta. PMI ini salah satu organisasi yang punya dampak pada permasalahan -permasalahan di mana bencana alam sampai yang terkait dengan kebutuhan darah," kata Anies yang menyebut peran PMI itu dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Anies berjanji dalam kapasitasnya sebagai gubernur menjadi pelindung dalam kepengurusan PMI.

"Nanti mengenai program dan lain-lain tunggu pengurusnya melakukan raker. Dari situ nanti kami bicara program," kata Anies.

Turut hadir pada acara ini adalah mantan Ketua Pengurus PMI DKI Jakarta Rini Sutiyoso, dan puteri sulung mantan Presiden Soeharto Siti Hardiyanti Rukmana.


Baca juga: (Wapres minta PMI siap bantu negara lain)

Pewarta: Azizah Fitriyanti/Susylo Asmalyah
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2017