counter

Tenis

Rafael Nadal bikin Federer tunda rencana pensiun

Rafael Nadal bikin Federer tunda rencana pensiun

Petenis Swiss Roger Federer keluar lapangan usai kalah oleh petenis Bulgaria Grigor Dimitrov pada perempat final tunggal putra US Open 2019 yang diselenggarakan di USTA Billie Jean King National Tennis Center, New York (3/9/2019) (ANTARA/AFP/DOMINICK REUTER)

Jakarta (ANTARA) - Legenda tenis Mats Wilander menilai bahwa Roger Federer akan kembali menunda rencana pensiun karena harus bersaing dengan Rafael Nadal untuk mengumpulkan gelar Grand Slam.

Nadal yang baru saja memenangi US Open 2019 setelah mengalahkan petenis Rusia Daniil Medvedev membuat rekornya menjadi kurang satu gelar Grand Slam untuk menyamai rekor rival kuatnya, Roger Federer.

Petenis Swiss Federer telah mengoleksi 20 gelar Grand Slam, sedangkan petenis Spanyol Nadal berhasil menorehkan 19 kemenangan di turnamen Grand Slam.

Baca juga: Federer harus lebih konsisten jika ingin raih Grand Slam ke-21

Baca juga: Nadal raih gelar Grand Slam ke-19 dan dekati rekor Federer

Atas alasan itu, Wilander menyatakan bahwa Federer kemungkinan akan melanjutkan karir tenisnya hingga dua tahun mendatang agar bisa terus mengumpulkan kemenangan dan menguasai nomor tunggal putra dan bertahan dalam jajaran "The Big Three".

"Saya sungguh tidak sabar menunggu dua atau tiga tahun ke depan akan seperti apa," kata Wilander kepada Eurosport.

"Federer akan berusaha mengungguli Nadal. Itu akan memacu semangat dia untuk terus bermain setidaknya dua atau tiga tahun lagi."

Meskipun kini Federer sudah berusia 38 tahun, ia diketahui telah setuju untuk mengikuti ATP tour pada 2021.

Sementara Federer, ketika diwawancarai di US Open menyatakan bahwa dia ingin bisa terus bermain tenis.

Baca juga: Federer belum putuskan bertanding pada Olimpiade 2020

"Beberapa tahun yang lalu, saya tidak pernah terpikir akan bermain hingga saat ini. Tapi ketika Anda benar-benar mengerti apa yang saya rasakan sekarang, Anda juga akan berpikir supaya bisa bermain tenis sampai kapanpun," kata Federer seperti dikutip The Express.

"Saya belum pernah merasakan sebuah kemunduran besar dalam karir saya sejak saya mengalami cedera punggung saat melawan Sascha Zverev di Montreal (pada 2017)."

"Saya punya alasan lain tapi tidak ada urusannya dengan karir saya. Jika saya merasakan seperti itu, saya bisa bermain lebih bebas, berkonsentrasi pada taktik dan menikmati libur lebih banyak."

Federer juga sedang mengejar rekor untuk menyamai Jimmy Conors yang mendapatkan 109 gelar ATP dan lima kali berhasil menutup musim di urutan pertama.

Saat ini Federer berada tujuh peringkat di bawah mantan petenis nomor satu itu.

Baca juga: Nadal tambah jarak dari Djokovic, perbesar asa tutup musim nomor wahid

Baca juga: Nadal samakan total kemenangan "Big Title" Djokovic dan Federer

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar