Operator seluler tidak batasi akses Internet di Jakarta

Operator seluler tidak batasi akses Internet di Jakarta

Sejumlah mahasiswa terlibat kericuhan saat berunjuk rasa di depan kompleks Parlemen di Jakarta, Selasa (24/9/2019). Ribuan mahasiswa yang berasal dari kampus di sejumlah daerah itu turun ke jalan berdemonstrasi menolak UU KPK dan pengesahan RUU KUHP. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/pd. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)

Jakarta (ANTARA) - Operator-operator seluler menyatakan tidak membatasi akses Internet di area massa yang berdemonstrasi menolak Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) dan Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Selasa.

Wakil Presiden Komunikasi Korporat Telkomsel, Denny Abidin, menyatakan tidak ada pembatasan akses Internet di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, yang merupakan lokasi para mahasiswa yang menyuarakan aspirasi penolakan RUU KUHP dan UU KPK.

"Belum ada instruksi dari Kominfo," kata Denny Abidin tentang akses Internet melalui operator seluler di Jakarta.

Menurut Telkomsel, Internet yang melambat di lokasi demonstrasi disebabkan oleh lalu-lintas data (traffic data) Internet yang melonjak dan bukan karena pembatasan akses oleh operator seluler.

Baca juga: Kominfo bantah batasi akses Twitter

Perwakilan dari Indosat Ooredoo dan XL Axiata juga menyatakan tidak ada pembatasan Internet di Jakarta, pada Selasa.

Sementara, pelaksan tugas Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Ferdinandus Setu dalam pesan singkat kepada wartawan menyatakan tidak ada pembatasan akses Internet di daerah Senayan.

Kominfo, hingga Selasa, memperlambat akses Internet di Wamena, Papua, menyusul kerusuhan yang terjadi pada Senin (23/9).

Pembatasan akses Internet di Wamena masih berlangsung hingga kondisi di wilayah itu pulih sepenuhnya.

Baca juga: Kominfo batasi akses internet di Wamena

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jaga persatuan, Polri ingatkan nilai-nilai kebangsaan

Komentar