Liga 2

Persiba jaga peluang ke delapan besar dengan kalahkan PSBS 3-1

Persiba jaga peluang ke delapan besar dengan kalahkan PSBS 3-1

Selebrasi gol pertama Persiba oleh Irsan Lestaluhu (tengah) ketika Persiba menang 3-1 atas PSBS Biak di Stadion Batakan, Balikpapan, Sabtu (28/9/2019). (Novi Abdi)

Balikpapan, (ANTARA) - Persiba Balikpapan menjaga peluang lolos ke delapan besar Liga 2 dengan mengalahkan tamu mereka PSBS Biak 3-1 di depan lebih dari 5.000 suporter fanatik mereka di Stadion Batakan, Balikpapan, Sabtu malam.

Bek Persiba Irsan Lestaluhu membuka gol lewat tendangan bebas tak langsung menyusul pelanggaran bek PSBS Biak kepada striker Persiba Aji Kusuma. Dari jarak lebih kurang 20 meter dari gawang, Irsan melepaskan tembakan ke sisi kiri kiper Yusak Samuel Redjauw. Bola melayang di atas pagar hidup pemain-pemain Biak dan kiper berusaha menerkam bola, namun si kulit bundar lolos melewati garis gawang pada menit ke-12.

Pencetak gol kedua Persiba, tak lain adalah Aji Kusuma sendiri. Penyerang timnas U-19 dan pencetak gol ke gawang Jepang itu berhasil sedikit melepaskan diri dari kawalan Brian Nus Muabuay dan menerima umpan dari Yusuf Effendi. Aji mendorong bola sedikit sebelum melepaskan tembakan sementara Muabuay terus memepet dan bola sepakannya, seperti bola tembakan Irsan, lagi-lagi ke sisi kiri kiper, membentur tiang, dan memantul ke dalam gawang untuk menggetarkan jala pada menit ke-54.

Gol tersebut merupakan gol pertama Aji Kusuma untuk Persiba. Meski sering mendapat kesempatan bermain, terutama saat Persiba masih ditangani pelatih Salahudin, Aji belum pernah mencetak gol.

Baca juga: Beruang Madu kehilangan "Hanoman" enam bulan

Para pemain Persiba asuhan pelatih Satia Bagdja terus menekan. Barisan tengah yang berisi Andre Dio, Yusuf Effendi, dan Mohammad Said, bermain efektif dengan umpan-umpan pendek dan terobosan. Pada menit ke-56, saat dua sayap Persiba Indra Setiawan dan Muhammad Rasul membuka ruang, Yusuf Effendi mengumpan ke tengah. Andre Dio yang juga cepat menyambar bola, menggiringnya menusuk jantung pertahanan Biak, dan sukses menaklukkan kiper Redjauw untuk mengubah kedudukan menjadi 3-0.

Bergemuruh Stadion Batakan. Deram tambur dari lingkar tribun utara tempat berkumpul Balistik (Balikpapan Suporter Fanatik) makin kencang bersama nyanyian dukungan yang tak putus untuk Beruang Madu.

Baca juga: 10 pemain Persiba terpeleset di Tuban, kalah 0-1 dari Persatu

Baca juga: PSBS Biak Numfor kalahkan PSIM Yogyakarta 1-0


Pelatih PSBS BIak Frengky Samay memasukkan Elisa Numanderi menggantikan Jefri Kewoe. Permainan Biak pun jadi efektif. Setelah bola melewati garis tengah lapangan, dari sisi kiri, Elisa membawa bola ke tengah. Ia melewati bek dan gelandang Persiba yang terlambat merapat saat kehilangan bola. Melihat celah, Elisa menendang bola ke sisi kiri kiper Riki Pambudi, tembakan yang tak bisa diantisipasi dan mengubah kedudukan menjadi 3-1 pada menit ke-66.

Pelatih Satia Badgja merespon dengan memasukkan gelandang Riza Alfin Zidane dan penyerang Reza Saputra dan Tambun Naibaho menggantikan Andre Dio, Rasul, dan Aji Kusuma yang harus ditarik keluar karena cedera. Tak lama berselang terjadi keributan di lapangan dengan aksi saling dorong pada pemain, yang sempat membuat pertandingan terhenti selama lima menit. Ketika pertandingan dimulai kembali pada menit ke-80, PSBS kehilangan momentum kebangkitannya yang justru menguntungkan Persiba.
 

Pewarta: Novi Abdi
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar