Pantai Ujung Pandaran jadi prioritas pengembangan pariwisata Kalteng

Pantai Ujung Pandaran jadi prioritas pengembangan pariwisata Kalteng

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran (kiri) dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng Guntur Talajan saat berada di Pantai Ujung Pandaran, Sabtu (30/11/2019). ANTARA/Norjani

Pemerintah provinsi akan masuk untuk membantu pengembangannya, misalkan Kotawaringin Timur dan Seruyan masing-masing mengeluarkan Rp20 miliar maka Pemerintah Provinsi Kalteng mungkin bisa membantu Rp50 miliar untuk mengembangkan pariwisata ini
Sampit (ANTARA) - Pantai Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, menjadi salah satu kawasan prioritas pengembangan pariwisata di Kalimantan Tengah karena potensinya cukup besar.

"Ada dana alokasi khusus (DAK) cukup besar untuk membantu pengembangan pariwisata di daerah ini, sekitar Rp3,4 miliar dan ada yang lainnya juga yang bisa dibantu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat berada di Pantai Ujung Pandaran, Minggu.

Sugianto berada di pantai yang menghadap ke Laut Jawa itu untuk membuka dan mengikuti Kemah Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif atau Kemah ELY 2019 yang dilaksanakan di bumi perkemahan yang terletak di pinggir pantai tersebut.

Sugianto yang didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah Guntur Talajan, mengatakan Pantai Ujung Pandaran merupakan aset pariwisata yang baik dan harus dikelola secara profesional.

Pemerintah provinsi siap membantu pengembangan pantai yang membentang dari Kotawaringin Timur hingga Seruyan tersambung. Sugianto mengajak kedua kabupaten tersebut untuk mengembangkan potensi wisata pantai.

Sugianto menilai pariwisata akan menjadi kekuatan ekonomi ke depan akan dikelola secara profesional. Sektor pariwisata akan membuka banyak lapangan kerja bagi masyarakat sehingga bisa menyerap sekitar 4.000 sarjana yang bertambah setiap tahunnya.

Baca juga: Reklamasi Pantai Ujung Pandaran gunakan hasil pengerukan

"Pemerintah provinsi akan masuk untuk membantu pengembangannya, misalkan Kotawaringin Timur dan Seruyan masing-masing mengeluarkan Rp20 miliar maka Pemerintah Provinsi Kalteng mungkin bisa membantu Rp50 miliar untuk mengembangkan pariwisata ini," jelas Sugianto.

Kearifan dan budaya lokal juga harus diperhitungkan karena merupakan daya tari pariwisata Kalimantan Tengah. Pariwisata juga akan membantu sektor lain seperti jasa angkutan, perdagangan dan lainnya.

Baca juga: Pantai Ujung Pandaran Kotim masih menjadi favorit wisatawan

Sugianto mengajak masyarakat untuk ramah dan terbuka menyambut kedatangan turis asing. Kabupaten Kotawaringin Timur dan Seruyan ini yang diberikan anugerah Pantai Ujung Pandaran yang sangat luar biasa maka harus selalu dijaga.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng Guntur Talajan mengatakan tahun 2020 nanti ada DAK dari pemerintah pusat sebesar Rp3,4 miliar dan DAK dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Rp600 juta.

"Ini terbesar di Kalteng untuk pengembangan dan peningkatan sarana pariwisata. Kami sangat yakin Pantai Ujung Pandaran ini bisa terus dikembangkan dan menjadi andalan Kalteng," kata Guntur.

Baca juga: Ratusan orang punguti sampah pantai Ujung Pandaran

 

Pewarta: Kasriadi/Norjani
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar