Liga Inggris

Bagi Klopp keunggulan 13 poin Liverpool bukan hal relevan

Bagi Klopp keunggulan 13 poin Liverpool bukan hal relevan

Manajer Liverpool Juergen Klopp menyapa penggemar usai melibas Leicester City 4-0 dalam laga Boxing Day Liga Inggris di Stadion King Power, Leicester, Inggris, Kamis (26/12/2019) setempat. (ANTARA/REUTERS/Andrew Yates)

Sejujurnya kami tidak merasakan apapun, tidak memikirkannya
Jakarta (ANTARA) - Manajer Liverpool Juergen Klopp menegaskan bahwa keunggulan 13 di puncak klasemen Liga Inggris yang saat ini dimiliki timnya bukan sebuah hal relevan.

Keunggulan itu diraih setelah Liverpool membekap tim peringkat kedua Leicester City dengan skor 4-0 dalam laga Boxing Day Liga Inggris di Stadion King Power, Kamis setempat (Jumat WIB).

"Yang kalian ubah dari pertanyaan itu hanya angkanya, sebelumnya 10, kemudian 11 dan sekarang 13," kata Klopp dalam jumpa pers purnalaga dilansir laman resmi Liverpool.

"Sejujurnya kami tidak merasakan apapun, tidak memikirkannya, sedikit pun tidak," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Klasemen Liga Inggris usai Boxing Day, Liverpool unggul 13 poin

Klopp mengaku tidak pernah menyematkan angka-angka itu dalam diskusi tim pralaga sebab menurutnya hal itu tidak menarik.

Sebab menurutnya hal itu bisa jadi akan menjadi prolog sebuah cerita negatif.

"Saya bisa menulis narasinya sendiri, kisah yang belum pernah terjadi, setidaknya di sepak bola Inggris, sebuah tim unggul besar lantas kehilangan keunggulan itu," ujarnya.
 
Manajer Liverpool Juergen Klopp melakukan selebrasi di hadapan suporter timnya sembari menggengam trofi Piala Dunia Antarklub usai mengalahkan Flamengo di Stadion Internasional Khalifa, Doha, Qatar, Sabtu (21/12/2019) waktu setempat. (ANTARA/REUTERS/Kai Pfaffenbach)


"Itu terdengar negatif di telinga saya, jadi buat apa saya memikirkan hal semacam itu," kata Klopp melengkapi.

Baca juga: Liverpool babat Leicester 4-0 berbekal dominasi total

Baca juga: Rodgers ingin Leicester tak berlarut-larut dengan kekecewaan

Selanjutnya Klopp ...

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Direksi TVRI patahkan alasan Dewas pecat Helmy soal tayangan asing

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar