Dompet Dhuafa imbau masyarakat cuci tangan lima waktu cegah COVID-19

Dompet Dhuafa imbau masyarakat cuci tangan lima waktu cegah COVID-19

Seorang relawan Dompet Dhuafa mempraktikkan kebiasaan mencuci tangan untuk mencegah COVID-19 di Jakarta, Jumat 6/3/2020). (Humas Dompet Dhuafa)

Jakarta (ANTARA) - Lembaga filantropi Islam Dompet Dhuafa mengimbau masyarakat untuk mencuci tangan pada lima waktu guna mencegah kemungkinan penyebaran virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan penyakit COVID-19.

“Dianjurkan agar mencuci tangan lima waktu, yaitu sebelum makan, sesudah makan, setelah beraktivitas, setelah buang air besar dan setelah menyusui. Kalau kita cuci tangan dengan bersih, maka bakteri, kuman dan virus yang ada di tangan kita akan larut dengan sendirinya,” kata General Manager Kesehatan Dompet Dhuafa Dr. Yenny Purnamasari melalui rilis pers Dompet Dhuafa yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan pengumuman Presiden tentang dua warga Indonesia yang positif terinfeksi virus SARS-CoV-2 menyebabkan masyarakat resah hingga banyak yang berbelanja bahan makanan dan alat kebersihan untuk jangka lama, di antaranya yang cepat kehabisan stok adalah masker dan hand sanitizer.

Baca juga: Ganjar cek kesiapan RSMS Purwokerto tangani COVID-19

Oleh karena itu, Yenny mengatakan ada alternatif cara agar tetap sehat dan terhindar dari kemungkinan penularan virus meski tanpa mengandalkan masker atau hand sanitizer.

Ia mengatakan virus SARS-CoV-2 bisa menular melalui dua sarana, salah satunya ialah kontak erat.

Penularan melalui kontak erat yang dimaksud adalah bahwa virus tersebut dapat masuk ke dalam tubuh melalui mukosa, sel selaput yang terdapat di dalam hidung, mulut dan mata.

"Jadi kalau ada berita yang menyiarkan kalau corona bisa menular lewat mata, yang dimaksud bukan dengan tatapan mata, tapi mukosa mata,” katanya.

Baca juga: PT KAI sediakan hand sanitizer dan bagikan masker cegah corona

Kondisi tidak steril pada ketiga indra tersebut dapat menyebabkan masuknya virus saat tangan kita secara tidak sengaja mengucek mata, memasukkan jari ke rongga hidung ataupun saat makan.

Selain cairan disinfektan dan suhu tinggi dari paparan matahari yang dapat mematikan virus, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti mencuci tangan juga dapat melepas virus dari tangan yang menjadi sarana penularan.

"Hal sederhana dan murah seperti cuci tangan dengan sabun adalah jawabannya," ujarnya.

Ia mengatakan dengan cuci tangan yang bersih dan benar, kuman, bakteri dan virus yang ada di tangan tidak akan masuk ke dalam tubuh.

Oleh karena itu, Yenny menyarankan metode mencuci tangan yang benar, yaitu dengan mencuci tangan pada lima waktu, yaitu sebelum makan, sesudah makan, setelah beraktivitas, setelah buang air besar dan setelah menyusui.

“Kalau kita cuci tangan dengan bersih, maka bakteri, kuman dan virus yang ada di tangan kita akan larut dengan sendirinya,” katanya.

Sementara itu, Dompet Dhuafa juga menghimbau kepada masyarakat yang ingin mengetahui informasi tentang Covid-19 untuk menghubungi layanan hotline KLB Kementerian Kesehatan di nomor telepon (021) 521-0411 dan 0812-1212-3119 atau melalui layanan WhatsApp 0877-7759-1097 dan Layanan Call Center Siaga Dompet Dhuafa di nomor 0811 16 17 101.

Baca juga: Ikatan alumni NU bahas penanggulangan corona dalam rakernas
Baca juga: Pertamedika IHC memulai inovasi untuk sistem pelacakan cepat COVID-19
Baca juga: Pemprov DKI siapkan 15 titik untuk sosialisasi Corona

Pewarta: Katriana
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden minta Pramuka buat gerakan kedisiplinan dan kepedulian nasional

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar