Solusi untuk pemilik "anak bulu" yang malas repot beli makanan

Solusi untuk pemilik "anak bulu" yang malas repot beli makanan

Ilustrasi kucing dan anjing (Shutterstock)

Jakarta (ANTARA) - Para pemilik anjing dan kucing piaraan punya alternatif baru dalam membeli makanan untuk "anak bulu" kesayangan. Royal Canin meluncurkan layanan antar pesanan makanan dari petshop alias toko hewan terdekat lewat situs royalcanin.id.

"Kami ingin mendekatkan pemilik hewan dengan petshop," kata Direktur PT Royal Canin Indonesia Aria Pradana di konferensi pers #sejangkauanjari, Jakarta, Rabu.

Perusahaan yang mengklaim menguasai pangsa pasar lebih dari 20 persen ini bekerjasama dengan 95 toko hewan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

Royal Canin bekerjasama dengan layanan GoSend dari Gojek juga penyedia payment gateway Midtrans untuk pembayaran. Transaksi bisa dilakukan dengan kartu kredit dan kartu debit berlogo Visa atau Mastercard, transfer bank serta virtual account dan juga GoPay.

"Tidak menutup kemungkinan akan kerjasama dengan partner lain (untuk pengiriman)," imbuh Aria.

Langkah ini sejalan dengan tren yang diterapkan oleh toko-toko hewan. Berdasarkan data internal Royal Canin, 36 persen toko hewan yang punya toko fisik juga mengembangkan bisnis di ranah daring.

Melalui platform ini, pengusaha toko hewan bisa bermitra dengan mudah tanpa mengubah model bisnis dari toko konvensional menjadi toko daring.

Aria ingin merengkuh lebih banyak pemilik hewan piaraan, termasuk mereka yang belum pernah memberi makanan hasil manufaktur untuk peliharaannya.

"Industri pet termasuk yang masih muda di Indonesia, masih banyak ruang untuk berkembang," ujar Aria. "Kami ingin menggapai 50 persen pemilik yang belum pernah memberi makanan manufaktur."

Ia juga ingin memikat para pemilik hewan peliharaan yang biasa membeli makanan hewan secara daring dari e-commerce yang berbeda-beda.

Dokter hewan Novi Wulandari, Corporate Affair Manager PT Royal Canin Indonesia, mengungkapkan ada 21,6 juta ekor kucing yang dipelihara di Indonesia berdasarkan riset tahun lalu. Jumlah ini tujuh kali lipat dibandingkan anjing, hanya 3,3 juta ekor yang dipelihara di Indonesia.

Baca juga: Anjing bisa kena virus corona, tapi bukan COVID-19

Baca juga: Seekor anjing dikarantina karena virus corona di Hong Kong

Baca juga: Di Wuhan, pencinta binatang dobrak rumah demi selamatkan peliharaan

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemberian vaksin rabies gratis bagi hewan peliharaan di Pontianak

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar