Ada satu balita, di Papua PDP COVID-19 bertambah jadi lima orang

Ada satu balita, di Papua PDP COVID-19 bertambah jadi lima orang

Sekda Provinsi Papua Heri Dosinaen saat memberikan keterangan terkait COVID-19 di Jayapura. (FOTO ANTARA/Evarukdijati)

Memang benar saat ini PDP COVID-19 di Papua sudah bertambah menjadi lima orang
Jayapura (ANTARA) - Pasien dalam pengawasan (PDP) virus COVID-19 di Provinsi Papua bertambah menjadi lima orang, dari sebelumnya empat orang, dengan masuknya bayi di bawah lima tahun (balita) yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Dian Harapan, Kota Jayapura

"Memang benar saat ini PDP COVID-19 di Papua sudah bertambah menjadi lima orang," kata Sekda Papua Heri Dosinaen, Rabu malam di Jayapura.

Ia mengatakan bahwa walaupun sudah ada lima PDP namun hingga kini belum ada kepastian apakah mereka positif COVID- 19 atau tidak.

"Belum ada laporan terkait hasil laboratorium dari PDP tersebut," kata Heri Dosinaen.

Sementara itu Sekretaris Dinkes Papua dr Silvanus Sumule mengaku balita yang masuk dalam PDP diperkirakan terkena pheunomia namun untuk memastikan apakah terjangkit corona atau tidak masih menunggu hasil laboratorium.
 
Dari laporan yang ada PDP balita itu baru tiba di Jayapura dan saat ini sedang dirawat di ruang isolasi di RS Dian Harapan Waena, Jayapura.

Ketika ditanya tentang PDP yang ditemukan di Kabupaten Timika, Sumule mengaku belum ada laporannya.
"Nanti di cek dulu ke Timika," katanya.
 
Selain PDP hingga kini di Papua terdapat sebanyak 332 orang dalam pemantauan (ODP), demikian Silvanus Sumule.

Pewarta: Evarukdijati
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Rumah Sakit Darurat Surabaya khusus layani PDP

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar