Bola Basket

Corona masih menggejala, musim baru WNBA ditunda

Corona masih menggejala, musim baru WNBA ditunda

Logo liga bola basket putri Amerika Serikat, WNBA, terpampang dalam bola resmi yang digunakan dalam kompetisi tersebut. (wnba.com)

Jakarta (ANTARA) - Liga Bola Basket Putri Amerika Serikat, WNBA, memutuskan untuk menunda digelarnya musim reguler 2020 mereka beserta pemusatan latihannya karena pandemi virus corona yang masih menggejala di seluruh penjuru dunia.

WNBA sedianya dimulai 15 Mei s.d. 20 September 2020, tetapi operator liga kini dipaksa menangguhkan awal musim atau bahkan membatalkannya karena pandemi corona.

"Liga menggunakan masa-masa ini untuk merancang tanggal baru dimulainya musim 2020 beserta format inovatif dan kami terus bekerja sama dengan protokol kesehatan untuk menjaga pemain, suporter dan pekerja," kata Komisioner WNBA Cathy Engelbert dalam keterangan di laman resminya.

Baca juga: Virus corona menyebar, Srikandi Cup 2020 dihentikan sementara
Baca juga: Lillard tak setuju NBA geser permanen jadwal kompetisi


Kendati musim baru yang setiap timnya dijadwalkan memainkan 36 pertandingan musim reguler ditangguhkan, WNBA akan melanjutkan rencana perekrutan pemain atau Draft secara virtual pada 17 April.

"Draft virtual akan mewujudkan mimpi para pemain yang sudah bekerja keras untuk meraih kesempatan mendengar nama mereka dipanggil sekaligus agar tiap tim tetap bisa memperkuat roster sebelum musim ini bisa benar-benar dimulai," kata Englebert.

Saudara WNBA, NBA saat ini masih ditangguhkan sejak 11 Maret menyusul pemain Utah Jazz Rudy Gobert positif tertular virus corona tapi kini sudah dinyatakan bersih.

Baca juga: Semua pemain Lakers bebas dari gejala COVID-19
Baca juga: Turnamen NBA2K diharapkan jadi pereda rasa haus tontontan fans NBA
Baca juga: Mantan bintang NBA atur pengiriman masker ke New York

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Positif COVID-19, Sekretaris Kota Tidore meninggal dunia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar