Jakarta,(ANTARA News) - Departemen Keuangan akan menjual dua seri sukuk negara atau surat berharga syariah negara (SBSN) senilai Rp1,5 triliun melalui lelang pada Selasa, 13 Oktober 2009.

Kepala Biro Humas Depkeu Harry Z. Soeartin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin, menyebutkan, lelang penjualan SBSN atau Sukuk Negara itu untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2009.

Dua seri sukuk yang akan dilelang pada hari Selasa itu adalah IFR0003 dengan tenor 6 tahun dan jatuh tempo 15 September 2015. Berakad Ijarah sale dan lease back , dengan imbal hasil tetap.

Selain itu, IFR0004 dengan tenor 11 tahun dan jatuh tempo 15 September 2020. Berakad Ijarah sale dan lease back , dengan imbal hasil tetap.

Rencana penjualan dua seri SBSN melalui lelang itu adalah untuk yang pertama kalinya. Penerbitan sukuk dengan metode lelang dinilai akan lebih efisien dibandingkan dengan metode "bookbuilding" yang memerlukan proses lama yaitu sekitar 3 bulan.

Peserta lelang sukuk yang telah ditetapkan oleh Depkeu adalah Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Permata, Bank Panin, HSBC, Bank OCBC NISP, Standard Chartered Bank, Bank CIMB Niaga, Bank Internasional Indonesia (BII), Danareksa Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Trimegah Sekuritas, dan Bahan Securities.(*)

Pewarta:
Editor: AA Ariwibowo
Copyright © ANTARA 2009