Pupuk Indonesia salurkan dana PKBL Rp29 miliar untuk bantu UMKM

Pupuk Indonesia salurkan dana PKBL Rp29 miliar untuk bantu UMKM

Kepala Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia Wijaya Laksana. ANTARA/Aji Cakti/am.

Tercatat total mitra binaan Pupuk Indonesia Grup sampai dengan Mei 2020 sudah mencapai 60.980 UMKM, dengan penambahan mitra binaan baru pada 2020 sebanyak 194 UMKM
Jakarta (ANTARA) - PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama anak perusahaan telah menyalurkan dana pada Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) sekitar Rp29 miliar hingga Mei 2020.

Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya Laksana dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis, mengemukakan angka itu terdiri dari Program Kemitraan untuk UMKM binaan sebesar Rp17,82 miliar dan Bina Lingkungan sebesar Rp11,24 miliar.

Dana PKBL itu, lanjut dia, disalurkan oleh enam anak perusahaan yakni PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang, PT Pupuk Kaltim, PT Pupuk Iskandar Muda, dan PT Rekayasa Industri.

Ia mengatakan porsi Dana Kemitraan terbesar disalurkan ke UMKM yang bergerak di sektor pertanian dan perdagangan. Realisasi dana yang disalurkan pada sektor pertanian mencapai Rp5,64 miliar atau setara 32 persen dari total penyaluran.

Sedangkan sektor perdagangan mencapai Rp5,14 miliar atau setara 29 persen. Disusul sektor peternakan Rp2,12 miliar (12 persen), sektor perkebunan Rp1,98 miliar (11 persen), sektor industri Rp1 miliar (6 persen), sektor perikanan Rp932 juta (5 persen), sektor jasa Rp555 juta (3 persen), serta Pembinaan Kemitraan Rp425 juta (2 persen).

"Tercatat total mitra binaan Pupuk Indonesia Grup sampai dengan Mei 2020 sudah mencapai 60.980  UMKM, dengan penambahan mitra binaan baru pada 2020 sebanyak 194 UMKM," paparnya.

Baca juga: Pupuk Indonesia libatkan 30.195 UMKM untuk pengadaan barang jasa

Baca juga: Pupuk Indonesia siap optimalkan Pasar Digital UMKM


Sementara itu penggunaan Dana Bina Lingkungan Pupuk Indonesia Grup disalurkan dalam bentuk bantuan kegiatan sosial, seperti bantuan bagi korban bencana alam sebesar Rp1,6 miliar, bantuan pendidikan atau pelatihan sebesar Rp2,5 miliar.

Kemudian peningkatan kesehatan Rp1,2 miliar, sarana atau prasarana umum Rp641 juta, sarana ibadah Rp796 juta, pelestarian alam Rp242 juta, serta program pengentasan kemiskinan sebesar Rp4,21 miliar.

"Melalui komitmen perusahaan dalam menjalankan PKBL, kami berharap dapat berkontribusi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membantu menurunkan tingkat pengangguran, hingga mengentaskan angka kemiskinan di Indonesia," kata Wijaya.

Di samping itu Grup Pupuk Indonesia juga turut aktif dalam membantu masyarakat di tengah pandemi COVID-19 melalui program tanggung jawab sosial (CSR). Sepanjang 1 Maret - 26 Juni 2020, perseroan telah menyalurkan CSR sebesar Rp52,78 miliar berupa sembako, APD, masker, hand sanitizer, disinfektan, thermo gun, hingga vitamin.

Baca juga: Pupuk Indonesia salurkan 483 ton beras melalui ATM beras

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menikmati segarnya kelapa jelly

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar