Warga diimbau tak bawa anak saat cari hewan kurban

Warga diimbau tak bawa anak saat cari hewan kurban

Petugas dari Dinas KPKP DKI Jakarta mengecek hewan kurban di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2020). (ANTARA/HO/Sudin KPKP Jakarta Pusat)

jangan membawa anak-anak kecil karena mereka kelompok rentan
Jakarta (ANTARA) - Pelaksana Tugas Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat, Suharini Eliawati, mengimbau masyarakat agar tidak membawa anak kecil saat mencari hewan kurban untuk perayaan Idul Adha 1441 Hijriah.

"Tadi (pada saat pengecekan hewan kurban) masih banyak anak-anak kecil, ada orang tuanya di situ. Kita imbau, jangan membawa anak-anak kecil karena mereka kelompok rentan," kata Suharini saat dihubungi, di Jakarta, Jumat.

Suharini mengatakan hal itu mengingat di masa Idul Adha 1441H, Ibu Kota masih dalam kondisi melawan pandemi COVID-19.

Karena itu, lanjutnya, kelompok rentan seperti anak-anak, sudah seharusnya mendapatkan penjagaan khusus saat beraktivitas di luar ruangan agar tidak terjangkit COVID-19.

"Tadi masih banyak anak-anak kecil. Namanya anak-anak kecil masih ingin lihat-lihat hewan kurban. Kita imbau mereka untuk menjauh," ujar Suharini.

Di wilayah Jakarta Pusat, diperkirakan jumlah penampungan hewan kurban akan meningkat dua minggu menjelang hari Idul Adha 1441H.

Dalam masa-masa itu, Sudin KPKP Jakarta Pusat akan mengintensifkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban lewat metode surveilans antraks.

Survelains antraks adalah metode pengecekan kesehatan untuk memastikan kondisi hewan-hewan ternak itu bebas dari bakteri 'bacillus anthracis'.

Antraks merupakan penyakit zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia, tapi tidak dapat ditularkan antar sesama manusia.

Penyakit dapat menyerang beberapa organ tubuh mulai dari kulit, pencernaan, hingga pernapasan dan dapat disembuhkan dengan meminum obat antibiotik sesuai anjuran dokter.

Lebih lanjut, nantinya titik-titik penampungan hewan kurban, selain diwajibkan menjaga kesehatan hewannya, juga diminta untuk menyediakan fasilitas sesuai protokol kesehatan selama COVID-19 berlangsung.

"Misalnya seperti penyediaan alat untuk ukur suhu tubuh," kata Suharini.

Pada Jumat (10/7) pagi, Dinas KPKP DKI Jakarta bersama dengan Sudin KPKP Jakarta Pusat melakukan pemeriksaan hewan kurban perdana di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat.

Ada sebanyak 110 ekor hewan kurban yang diperiksa, terdiri dari 36 ekor sapi dan 74 ekor kambing. Hasilnya secara keseluruhan hewan-hewan itu dalam kondisi sehat.

Baca juga: KPKP Jakarta Pusat cek 110 ekor hewan kurban di Senen
Baca juga: Sudin KPKP Jakpus siapkan 31 petugas periksa hewan kurban

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Warga Binaan Pemasyarakatan turut menyumbangkan hewan kurban

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar