Semarang (ANTARA News) - Maskapai penerbangan Mandala Airlines menargetkan untuk menambah 45 unit pesawat pada 2014 untuk meningkatkan frekuensi penerbangan yang dilayaninya.

"Saat ini, kami baru memiliki sebanyak 11 unit armada pesawat terbang, semuanya merupakan tipe Airbus A-319 dan A-320," kata Head of Corporate Communication Mandala Airlines, Trisia Megawati, di Semarang, Selasa.

Menurut dia, estimasi kapasitas kursi yang tersedia dengan jumlah armada sebanyak 11 unit yang melayani berbagai rute regional tersebut adalah sekitar 500 ribu kursi/bulan.

"Pada tahun 2007 lalu, kami telah memesan sebanyak 30 unit pesawat Airbus senilai 2,3 miliar dolar AS, dan rencananya pesawat itu akan didatangkan secara bertahap hingga 2012 mendatang," katanya.

Kemudian, kata dia, pihaknya juga akan menambah armada pesawat terbang, namun bukan armada milik Mandala Airlines sendiri, misalnya dengan melakukan sistem sewa, apabila permintaan pasar semakin besar.

Ia mengatakan, selama ini Mandala Airlines memang berkonsentrasi untuk menggarap pangsa rute-rute regional yang bersifat pendek dan menengah dengan jarak tempuh berkisar antara 4-5 jam sekali terbang.

Sebab, kata dia, pesawat Airbus A-319 dan A-320 memang cocok untuk digunakan dalam penerbangan yang bersifat pendek atau sedang seperti antar-daerah di Indonesia, bukan untuk penerbangan yang bersifat panjang.

"Pesawat ini (Airbus A-319 dan A-320, red.) tidak membutuhkan landasan pacu yang terlalu panjang, sehingga memungkinkan untuk melakukan pendaratan di bandara dengan landasan pacu pendek," katanya.

Karena itu, kata dia, pesawat Airbus A-319 dan A-320 cocok digunakan sebagai sarana transportasi antar-daerah di Indonesia, mengingat ada beberapa pangkalan kecil, seperti Pangkal Pinang, Pontianak, dan Jambi yang memiliki landasan pacu pendek.

"Mulai awal tahun ini, kami juga telah mempensiunkan armada dengan tipe Boeing dan menggantikan seluruh pesawat terbang Mandala dengan tipe Airbus," kata Trisia.

Ia mengatakan, penggantian seluruh armada Mandala Airlines menjadi Airbus didasari beberapa pertimbangan, di antaranya kapasitas penumpang lebih besar dibanding pesawat lain dengan ukuran sama.

"Kapasitas penumpang untuk tipe Airbus A-319 sebanyak 144 orang, sedangkan tipe Airbus A-320 sebanyak 180 orang, kapasitas itu terhitung lebih besar dibandingkan pesawat lain yang sejenis," katanya.

Dengan kapasitas lebih besar, lanjutnya, pihaknya dapat menekan biaya operasional tanpa mengurangi unsur keselamatan dan kenyamanan, dan penumpang diuntungkan karena tidak perlu menunggu jadwal penerbangan terlalu lama.

"Seluruh perawatan untuk armada Mandala Airlines saat ini kami percayakan pada Singapore Airlines Engineering Company (SIAEC)," katanya.
(*)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2009