Sepak Bola Dunia

Santos dan Robinho berpisah di tengah tekanan kasus pemerkosaan

Santos dan Robinho berpisah di tengah tekanan kasus pemerkosaan

Arsip - Robinho saat memperkuat AC Milan (REUTERS / Alessandro Garofalo)

Jakarta (ANTARA) - Santos dan striker internasional veteran Robinho, Jumat mengatakan mereka telah sepakat untuk berpisah di tengah tekanan yang ditanggung tim sepak bola asal Brazil itu atas hukumannya di Italia setelah memperkosa seorang perempuan muda pada 2013 ketika ia bermain untuk Milan.

Robson de Souza, yang populer sebagai Robinho, pernah menjadi bintang sepak bola yang naik daun, baru beberapa hari lalu menandatangani kontrak 36 bulan dengan Santos, tim tempat ia bermain sebelum dikontrak Real Madrid, Manchester dan Milan.

"Klub sepak bola Santos dan pemain Robinho mengumumkan bahwa berdasarkan persetujuan bersama, mereka memutuskan untuk menangguhkan kontraknya pada 10 Oktober sehingga pemain tersebut bisa berkonsentrasi secara eksklusif pada pertahanannya dalam kasus yang terjadi di Italia," kata klub tersebut dalam pernyataan yang diposting di Twitter yang dikutip AFP, Sabtu.

Baca juga: Robinho diganjar 9 tahun penjara karena pemerkosaan
Baca juga: Neymar mengidolakan Robinho


"Dengan kesedihan mendalam dalam hati saya, saya memberi tahu Anda bahwa saya telah mengambil keputusan bersama dengan presiden [klub sepak bola] untuk menangguhkan kontrak saya pada waktu yang penuh gejolak dalam hidup saya ini," kata Robinho (36), dalam satu video. "Tujuan saya adalah selalu membantu klub sepak bola Santos."

"Jika kehadiran saya dengan cara apapun mengganggu, lebih baik pergi dan mengurus urusan pribadi saya," katanya.

Sejak kabar merebak mengenai kontraknya dengan Santos, klub mendapat tekanan yang meningkat dari fans, media dan kelompok perempuan untuk memutus ikatan tersebut karena hukuman penjara sembilan tahun yang dijatuhkan oleh pengadilan Italia pada 2017 untuk geng pemerkosa di mana Robinho dinyatakan bersalah karena berpartisipasi dalam empat tahun sebelumnya.

Baca juga: AC Milan: Terima kasih dan selamat tinggal Robinho

Robinho, yang pernah disebut-sebut sebagai penerus pemain Santos yang paling terkenal, Pele, mengajukan banding atas dakwaan tersebut, menyatakan bahwa ia tidak bersalah.

Namun sponsor klub telah mengancam akan mundur jika ia tetap berada di Santos. Dan saluran televisi Globo Sports merilis kutipan rekaman yang digunakan jaksa Italia mengamankan keyakinan mereka, di mana pemain tersebut konon mengatakan, "Saya tertawa karena saya tidak peduli. Perempuan ini benar-benar mabuk. Ia bahkan tidak tahu apa yang terjadi."

Robinho dinyatakan bersalah setelah ambil bagian dalam geng yang memperkosa seorang perempuan berusia 20an dengan sekelompok teman di satu klub malam di Milan.

Santos, yang juga mengorbitkan bintang kontemporer Neymar, hingga saat ini menolak tekanan untuk berpisah dengan Robinho, menegaskan bahwa pengadilan kasus tersebut masuk berlangsung.

Robinho mengawali kariernya di sana pada 2002 dan bergabung dengan Real Madrid pada 2005, kemudian bermain untuk Manchester City dan Milan, demikian AFP.

Baca juga: Hattrick Neymar membuat Brazil kandaskan Peru 4-2
Baca juga: Brazil samakan upah pemain timnas putra dan putri

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar