Kaleidoskop 2020

Karakteristik orang Indonesia berdasarkan tontonan

Oleh Maria Cicilia

Karakteristik orang Indonesia berdasarkan tontonan

Ilustrasi karakteristik penonton Indonesia versi Netflix (ANTARA/Ho)

Jakarta (ANTARA) - 2020 merupakan tahun yang penuh tantangan, tak heran banyak orang mencari penghiburan dengan menonton berbagai tayangan untuk mendapatkan kisah yang inspiratif, menggugah hingga mengedukasi.

Tontonan tersebut bisa didapatkan dari film-film Indonesia dan internasional, serial K-drama, dokumenter, reality show, tayangan keluarga dari berbagai genre serta beragam konten lainnya.

Menjelang penghujung tahun ini, Netflix pun berbagi informasi "Year in Review 2020" mengenai karakteristik dan tren tontonan anggota Netflix di Indonesia, termasuk konten-konten seperti apa saja yang digemari sepanjang tahun 2020 di Indonesia.

"Kami selalu percaya cerita yang menarik adalah cerita yang universal dan dapat datang dari mana pun dan disukai di mana pun, hal ini pun terlihat dari tren tontonan anggota Netflix di Indonesia sepanjang 2020. Tren ini juga memperlihatkan karakteristik unik anggota Netflix di Indonesia dan konten-konten seperti apa saja yang digemari sepanjang tahun 2020 di Indonesia," ujar pernyataan resmi Netflix, dikutip di Jakarta, Kamis.

Baca juga: "Money Heist" resmi diadaptasi jadi serial Korea

Baca juga: "MANK" hingga "The Midnight Sky" tayang di Netflix bulan ini


Berikut ini adalah beberapa karakteristik penonton Indonesia berdasarkan tayangan yang dipilih sepanjang 2020.

1. Romantis
 
Ilustrasi karakteristik penonton Indonesia versi Netflix (ANTARA/Ho)


Minimnya interaksi secara langsung satu sama lain dan sulitnya berkencan di 2020, membuat tayangan romantis di Netflix sangat digemari sepanjang tahun ini. Untuk genre tersebut, penonton Indonesia ternyata lebih menyukai konten-konten dari Asia dibandingkan konten Hollywood.

Di Indonesia, serial Korea "Start-Up" yang baru saja merilis episode terakhirnya, sukses membuat penggemarnya baik tim Do-san maupun tim Ji-pyeong terhanyut. Tayangan terpopuler lainnya adalah "Imperfect", film romantis Indonesia yang mengangkat tema unik tentang mencintai diri sendiri yang jarang diangkat di film-film romantis Indonesia.

Film tersebut juga baru saja memenangkan penghargaan dari Festival Film Indonesia 2020 sebagai Penulis Skenario Adaptasi Terbaik untuk Ernest Prakasa dan Meira Anastasia.

Ada juga "Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi" sebuah film yang diangkat dari novel terlaris karya Boy Candra tentang dua orang sahabat pria dan wanita yang terjebak dalam friendzone. Film yang dibintangi oleh Jefri Nichol dan tayang eksklusif di Netflix ini cukup populer karena ceritanya dekat dengan kehidupan sehari-hari dan banyak dialami anak muda.

2. Selalu ingin belajar
 
Ilustrasi karakteristik penonton Indonesia versi Netflix (ANTARA/Ho)


2020 adalah tahun di mana anggota Netflix belajar lebih banyak mengenai hal-hal baru, khususnya melalui tayangan dokumenter dan serial unscripted - peningkatannya mencapai 2 kali lipat bahkan lebih dibandingkan dengan tahun lalu di beberapa negara di Asia, termasuk Indonesia.

Beberapa dokumenter Netflix yang paling populer untuk para penonton Indonesia adalah "The Social Dilemma". Film ini bercerita tentang perusahaan media sosial yang memiliki tiga tujuan utama, yaitu untuk mendorong pengguna agar terus menggulirkan layar, mendapat pengguna baru, dan menghasilkan banyak uang melalui iklan.

Berikutnya adalah "The Last Dance" yang hadir tepat pada saat berbagai pertandingan olahraga ditunda karena pandemi. Dokuseri ini bercerita tentang perjalanan karir dari pebasket Michael Jordan.

Tak ketinggalan "Get Organized with The Home Edit" yang memberikan inspirasi untuk merapikan rumah mereka selama pandemi.

Selain itu, film dokumenter "Semesta" yang mengangkat berbagai upaya konservasi yang dilakukan oleh tujuh penggiat lingkungan di Indonesia juga masuk menjadi tayangan dokumenter paling populer di Indonesia selama 2020.

Baca juga: Rekomendasi enam film Korea pemuas hati untuk hiburan akhir pekan

Baca juga: "The Queen's Gambit" ditonton 62 juta pengguna Netflix


3. Kekeluargaan
 
Ilustrasi karakteristik penonton Indonesia versi Netflix (ANTARA/Ho)


Penonton Netflix di Indonesia juga menyukai berbagai tayangan Netflix yang bisa ditonton bersama seluruh anggota keluarga.

Film petualangan musikal "Petualangan Sherina" yang dirilis pertama kali pada tahun 2000 atau 20 tahun yang lalu ini, berhasil menjadi salah satu tayangan populer keluarga Indonesia sepanjang tahun 2020. Penonton Netflix di Indonesia bisa kembali bernostalgia bersama Sherina dan Sadam dan menjadikan film ini menjadi salah satu tayangan populer untuk keluarga.

Selain itu film animasi original Netflix, "Over the Moon" yang bercerita tentang ketertarikan seorang gadis muda terhadap sains guna membangun roket ke bulan dan "Jurassic World: Camp Cretaceous" menjadi tontonan favorit keluarga Indonesia.

Tayangan seru lain seperti "Floor is Lava" di mana beberapa tim berlomba melewati berbagai ruangan banjir lahar dengan melompat dari satu furnitur ke furnitur lain menjadi pilihan keluarga untuk mendapatkan hiburan saat pandemi.

4. Pemberani
 
Ilustrasi karakteristik penonton Indonesia versi Netflix (ANTARA/Ho)


Menikmati film-film yang memacu adrenalin dan penuh aksi menjadi pilihan para anggota Netflix di Indonesia yang ingin melarikan diri ke dunia fiksi.

Yang menarik, selain film aksi ala Hollywood seperti "Extraction" yang dibintangi oleh Chris Hemsworth, para penonton film laga juga jatuh cinta pada tema-tema yang tidak biasa dari tontonan-tontonan laga yang ada di Netflix.

Film laga dengan karakter utama wanita yang kuat seperti "The Old Guard" dengan bintang Charlize Theron serta serial "The Umbrella Academy" yang menghadirkan tema dinamika keluarga superhero eksentrik, termasuk dalam beberapa tayangan laga paling populer bagi penonton Netflix di Indonesia.

5. Penikmat film Indonesia dan pecinta karya mancanegara
 
Ilustrasi karakteristik penonton Indonesia versi Netflix (ANTARA/Ho)


Cerita yang menarik adalah cerita yang universal dan mampu mengalahkan berbagai batasan perbedaan bahasa ataupun perbedaan budaya bagi para penontonnya. Sepanjang 2020, film-film Indonesia seperti "Guru-Guru Gokil", film pertama yang diproduseri oleh Dian Sastrowardoyo, "Imperfect" dan "Bucin" berhasil menjadi tayangan lokal favorit bagi penonton Indonesia.

Akan tetapi, para penonton Netflix di Indonesia juga memperluas pengetahuan dan apresiasi mereka terhadap tayangan dalam bahasa asing (selain Inggris). Serial bertema kriminal "Money Heist" yang hadir dalam bahasa Spanyol, fiksi ilmiah Belgia "Into the Night" yang hadir dalam bahasa Prancis, film anime "A Whisker Away" dari Jepang serta "Friend Zone" sebuah film drama komedi romantis asal Thailand, juga berhasil mencuri hati para penonton Netflix di Indonesia.

Kelima karakteristik ini memberikan gambaran bahwa penonton di Indonesia merindukan hal-hal yang menggugah semangat sekaligus mendambakan keakraban dengan orang-orang terdekat. Beberapa di antaranya juga membuat penonton menjadi lebih mengenal dan mencintai diri sendiri.

Baca juga: "We Can Be Heroes" film aksi anak untuk liburan Natal

Baca juga: Netflix tidak berencana tambah pernyataan fiksi pada "The Crown"

Baca juga: Rekomendasi empat film pendek animasi

Oleh Maria Cicilia
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

INDEF dukung pemerintah pungut PPN Google, Amazon, Netflix, dan Spotify

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar