Dewan Transportasi: Saatnya Kota Bekasi jadi metropolitan besar

Dewan Transportasi: Saatnya Kota Bekasi jadi metropolitan besar

Dokumentasi - Pembangunan Light Rail Transit (LRT) di samping jalan Tol Jakarta-Cikampek di kawasan Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa (22/10/2019). ANTARA FOTO/Risky Andrianto/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Kepala Dewan Transportasi Kota Bekasi, Harun Al Rasyid mengatakan sudah saatnya Kota Bekasi tidak lagi sebagai penyangga Jakarta tetapi sebagai metropolitan besar seiring dengan pesatnya proyek infrastruktur terutama transportasi.

"Gencarnya pembangunan berbagai proyek infrastruktur terutama di bidang transportasi  memberikan pengaruh yang sangat signifikan bagi perkembangan kawasan dan akan mengubah wajah Kota Bekasi menjadi lebih baik di masa yang akan datang," katanya di Jakarta, Kamis.

Menurut Harun, pembangunan LRT, Tol Becakayu serta Tol Layang Jakarta-Cikampek tentunya selain mengurangi tingkat kemacetan yang setiap hari terjadi di jalan-jalan menuju Jakarta, juga akan menimbulkan dampak terhadap perkembangan ekonomi daerah.

"Dengan transportasi publik yang semakin nyaman akan makin banyak masyarakat yang menjadi kaum sub urban dari Bekasi," kata Harun.

Dalam berbagai kesempatan, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja kerap menegaskan bakal mempercepat realisasi pembangunan Kabupaten Bekasi di tahun ini. Percepatan dilakukan karena beberapa tahun terakhir pembangunan fisik biasanya baru dilaksanakan pada semester kedua tapi pada tahun ini dikerjakan pada triwulan pertama sehingga  hasilnya akan lebih cepat.

Baca juga: Adhi Karya gandeng PPD sediakan suttle bus untuk kawasan hunian
Baca juga: Permintaan hunian bertingkat di Bekasi tetap tinggi
Pembangunan tiang pancang LRT di Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)
LRT City Bekasi
Dengan perkembangan infrastruktur yang semakin meningkat maka pertumbuhan hunian dan kawasan industri yang dibangun dekat dengan infrastruktur sehingga muncul proyek LRT City Bekasi.

LRT City merupakan salah satu perwujudan konsep kawasan yang mengintegrasikan hunian dengan sarana transportasi (transit oriented development/TOD).

Proyek ini merupakan hasil pengembangan PT Adhi Commuter Properti (ACP), anak usaha BUMN PT Adhi Karya (Persero) Tbk yang memprakarsai proyek kereta api ringan LRT Jabodebek.

Dengan melihat potensi perkembangan area Bekasi, megaproyek LRT City di Bekasi, yaitu LRT City Bekasi Eastern Green dan Green Avenue bisa menjadi solusi hunian yang sekaligus terintegrasi dengan fasilitas transportasi umum.

Berlokasi 0 kilometer dari Stasiun LRT Jatimulya dan keluar Tol Bekasi Timur, LRT City Bekasi juga dilengkapi dengan sarana Bus Rapid Transit (BRT) TransJabodetabek yang membuat kawasan hunian ini memiliki sarana transportasi umum yang lengkap.

Project Director LRT City Bekasi-Eastern Green, Setya Aji Pramana mengatakan, berbagai keunggulan lokasi, fasilitas maupun integrasi dengan transportasi masal di LRT City Bekasi mengusung konsep hunian "New Icon of Bekasi".

“Hal inilah yang membuat proyek ini menjadi sangat lengkap sebagai sebuah hunian yang digabungkan dengan sarana transportasi hingga penyediaan sarana lifestyle yang sesuai untuk penghuninya,” ujarnya.

Project Director LRT City Bekasi-Green Avenue Indra Riyanto menambahkan, "New Icon of Bekasi" merupakan konsep di mana LRT City Bekasi menjadi ikon dari Kota Bekasi untuk hunian yang dekat dengan infrastruktur dan pilihan cerdas untuk sebuah hunian dengan konsep yang ditawarkan dan memudahkan penghuni dari segi aksesibilitas.

Pewarta: Ganet Dirgantara
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

KRL, harapan baru pelaju Yogya-Solo

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar