Mahasiswa PTN di Malang meninggal saat ikuti diklat Pagar Nusa

Mahasiswa PTN di Malang meninggal saat ikuti diklat Pagar Nusa

Dokumentasi - Rumah Sakit Karsa Husada Kota Batu, Jawa Timur. (ANTARA/Vicki Febrianto)

Kota Batu, Jawa Timur (ANTARA) - Seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) di Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia usai mengikuti diklat penerimaan anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) pencak silat, Pagar Nusa yang diselenggarakan di Kota Batu.

Kepala Resor Pemangku Hutan (KRPH) Oro-Oro Ombo, Kota Batu Hadi Mustofa mengatakan almarhum bernama Miftah Rizki Pratama, berusia 20 tahun, dan merupakan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Kota Malang.

"Betul, almarhum meninggal pada Sabtu (6/3) kurang lebih pukul 15.00 WIB, di Rumah Sakit Karsa Husada Kota Batu," kata Hadi saat dikonfirmasi ANTARA dari Kota Malang, Minggu.

Baca juga: Tertimpa pohon saat hujan deras, mahasiwa di Kediri meninggal

Baca juga: Rektor UNILA evaluasi diksar UKM agar peserta tewas tak terulang


Hadi menjelaskan kronologi kejadian tersebut bermula pada Jumat (5/3), ada 41 orang peserta diklat penerimaan anggota baru Pagar Nusa yang melakukan perjalanan ke SMK Mahardika Karangploso, Kabupaten Malang, untuk melakukan istighatsah.

Kemudian, lanjut Hadi, pada Sabtu (6/3) kurang lebih pukul 10.30 WIB, para peserta tersebut berangkat menuju kawasan Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Para peserta diklat tersebut turun di sekitar tempat wisata Predator Fun Park, Kota Batu.

"Selanjutnya, para peserta berjalan kaki menuju Coban Rais," kata Hadi.

Hadi menambahkan saat sampai di Coban Rais, para peserta dikumpulkan, namun almarhum terjatuh. Para peserta diklat memberikan pertolongan dan membawa almarhum ke Rumah Sakit Karsa Husada Kota Batu.

"Dilakukan pertolongan dan dibawa ke Rumah Sakit Karsa Husada dengan menggunakan sepeda motor. Saat itu almarhum dalam kondisi sadar," kata Hadi.

Baca juga: Mahasiswa Unila meninggal saat diksar

Saat berada di Rumah Sakit Karsa Husada, almarhum yang merupakan warga Kota Bandung tersebut, diberikan penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Namun, setelah dilakukan penanganan, korban dinyatakan meninggal dunia.

Pewarta: Vicki Febrianto
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Olah TKP mahasiswa meninggal, polisi temukan 3 selongsong peluru

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar