GTPP: Tambah 47 orang, positif COVID-19 di Denpasar jadi 14.137 kasus

GTPP: Tambah 47 orang, positif COVID-19 di Denpasar jadi 14.137 kasus

Juru Bicara Tim GTPP COVID-19 Kota Denpasar, Provinsi Bali, I Dewa Gede Rai (FOTO ANTARA/I Komang Suparta)

Perkembangan kasus harian di Denpasar, kasus positif COVID-19 bertambah 47 orang dan pasien meninggal dunia dua orang. Artinya kasus pandemi saat ini masih menyebar di tengah masyarakat
Denpasar (ANTARA) - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kota Denpasar, Provinsi Bali menyebutkan ada tambahan kasus terpapar positif COVID-19  sebanyak 47 orang sehingga secara akumulatif jumlah kasus positif tercatat naik menjadi 14.137 kasus, dan meninggal dunia sebanyak dua pasien.

"Perkembangan kasus harian di Denpasar, kasus positif COVID-19 bertambah 47 orang dan pasien meninggal dunia dua orang. Artinya kasus pandemi saat ini masih menyebar di tengah masyarakat," kata Juru Bicara Tim GTPP COVID-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai di Denpasar, Jumat.

Ia mengatakan meski kasus sembuh secara konsisten terus mengalami peningkatan, namun kasus positif COVID-19 di Kota Denpasar masih terjadi lonjakan di empat kecamatan.

Berdasarkan data, kata Dewa Rai, secara akumulatif kasus positif tercatat 14.137 kasus, angka kesembuhan pasien COVID-19 di Kota Denpasar mencapai 13.391 orang (94,72 persen), meninggal dunia 317 orang (2,24 persen) dan kasus aktif masih dalam perawatan sebanyak 429 orang (3,04 persen).

Terkait kasus meninggal dunia, kata dia, pasien pertama seorang laki-laki usia 61 tahun berdomisili di Kelurahan Peguyangan dan pasien kedua juga seorang laki-laki usia 50 tahun berdomisili di Desa Sumerta Kelod.

Satgas mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Meski sudah diberikan kelonggaran dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan.

"Mari kita waspada. Titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus COVID-19 di Denpasar meningkat. Jadi intinya kapan pun dan di mana pun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Masyarakat terus diingingatkan untuk menghindari kerumunan, selalu gunakan masker dan mencuci tangan setelah melakukan aktivitas.

"Selain itu, mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan)," demikian I Dewa Gede Rai.

Baca juga: Tambah 60 orang, akumulasi positif COVID-19 di Denpasar 14.062 kasus

Baca juga: ISI Denpasar siapkan UTBK SBMPTN dengan protokol kesehatan ketat

Baca juga: Pemkot Denpasar prioritaskan lansia vaksinasi COVID-19 tahap II

Pewarta: I Komang Suparta
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Bangkitkan perekonomian UMKM, Pemkot Denpasar gerakkan gotong royong

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar