Krakatau Steel raih laba Rp326 miliar pada 2020

Krakatau Steel raih laba Rp326 miliar pada 2020

Ilustrasi - Kegiatan PT Krakatau Steel yang mencatatkan laba untuk pertama kalinya sejak 2012 sebesar Rp326 miliar pada 2020. (ANTARA/HO-Humas Krakatau Steel)

Dengan Krakatau Steel yang semakin efisien dan produktif, kami menjadi lebih kompetitif dalam melakukan aktivitas usaha kami yang berdampak pada peningkatan kinerja
Jakarta (ANTARA) - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk mencatatkan laba bersih Rp326 miliar dengan capaian laba operasi Rp2,4 triliun pada 2020.

Pencapaian laba itu merupakan yang pertama kalinya selama delapan tahun terakhir setelah sebelumnya Krakatau Steel selalu mengalami kerugian sejak 2012.

Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan di Jakarta, Selasa, restrukturisasi dan transformasi yang berdampak pada efisiensi serta peningkatan produktivitas berpengaruh pada laba.

Berdasarkan inisiatif efisiensi, Perseroan mampu menurunkan biaya operasional di 2020 dari Rp4,8 triliun pada periode 2019 menjadi Rp2,8 triliun atau penurunan biaya operasional sebesar 41 persen.

Penurunan ini terjadi pada biaya energi yang mengalami penurunan 46 persen menjadi Rp295 miliar dan penurunan biaya utility 27 persen menjadi Rp564 miliar.

Sementara itu, biaya consumable dan sparepart juga masing-masing mengalami penurunan 61 persen dan 59 persen menjadi Rp230 miliar dan Rp65 miliar.

"Dengan Krakatau Steel yang semakin efisien dan produktif, kami menjadi lebih kompetitif dalam melakukan aktivitas usaha kami yang berdampak pada peningkatan kinerja," kata Silmy.

Ia memastikan kebijakan itu juga membuka peluang berbagai kolaborasi dan kerja sama dalam pengembangan bisnis, sehingga peluasan pangsa pasar menjadi lebih terbuka.

Dalam kesempatan ini, peningkatan kinerja perseroan juga terlihat dari capaian Earning Before Interest, Taxes, Depreciation & Amortization (EBITDA), yang kian membaik.

Pada 2020, Krakatau Steel mampu membukukan EBITDA sebesar Rp1,09 triliun, dari sebelumnya EBITDA minus Rp1,92 triliun pada 2019.

"Krakatau Steel saat ini semakin membaik kinerjanya. Kami menargetkan pendapatan meningkat 43 persen untuk tahun 2021 yaitu sebesar Rp28 triliun," katanya.

Dengan segala perbaikan fundamental tersebut, Silmy meyakini Krakatau Steel dapat mempertahankan keuntungan di tahun-tahun mendatang.

Baca juga: Erick Thohir yakin kinerja Krakatau Steel akan semakin baik

Baca juga: Dongkrak penjualan, Krakatau Steel teken kerja sama Rp4,8 triliun

Baca juga: Krakatau Steel ekspor baja perdana di 2021 ke Malaysia

Baca juga: Sukses lakukan restrukturisasi, Anggota DPR apresiasi Krakatau Steel


 

Pewarta: Satyagraha
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pemkot Cilegon minta Krakatau Steel sediakan tempat isolasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar