Pengalaman Minhyuk BTOB selama dirawat karena COVID-19

Pengalaman Minhyuk BTOB selama dirawat karena COVID-19

Anggota grup idola K-pop BTOB, Minhyuk (Antara/Instagram @hutazone)

Jakarta (ANTARA) - Setelah menghabiskan dua minggu di rumah sakit karena COVID-19, anggota grup idola K-pop BTOB, Minhyuk membuka diri tentang pengalaman dan pemulihannya.

Pada Jumat (30/7), Minhyuk mengadakan siaran langsung melalui laman Instagram untuk membagikan kabar gembira bahwa ia akhirnya keluar dari rumah sakit.

Awal bulan ini, Minhyuk melakukan karantina mandiri sebagai tindakan pencegahan setelah guru vokalnya dinyatakan positif COVID-19.

Minhyuk awalnya dites negatif untuk virus tersebut, namun tiga hari kemudian dia didiagnosis positif COVID-19 dan akhirnya dirawat di rumah sakit pada 17 Juli setelah mengalami batuk dan demam tinggi.

Meskipun bersemangat dan terlihat baik, Minhyuk terus batuk sepanjang siarannya dan sering kali berhenti di tengah kalimat untuk batuk sebelum kembali berbicara.

"Saya keluar dari rumah sakit hari ini. Orang-orang mengatakan (dalam komentar) bahwa saya kehilangan banyak berat badan, dan itu benar. Saya menimbang hari ini setelah meninggalkan rumah sakit, dan berat saya kurang dari 58 kilogram," ujar Minhyuk dilansir Soompi pada Sabtu.

Baca juga: Minhyuk BTOB positif COVID-19

Baca juga: Minhyuk BTOB tetap isoman meski negatif COVID-19


"Saya kehilangan empat hingga lima kilogram ketika saya berada di rumah sakit, dan saya pikir saya kehilangan banyak massa otot karena saya tidak dapat berolahraga selama waktu itu," lanjutnya.

Meski demikian, Minhyuk meyakinkan penggemar bahwa dia sudah merasa lebih baik sekarang sehingga boleh keluar dari rumah sakit.

Minhyuk juga menjelaskan bagaimana bisa dirawat di rumah sakit. Dia mengatakan memiliki gejala sehingga harus pergi ke pusat perawatan.

"Suhu saya terus meningkat dari 39 menjadi 40 derajat celcius, jadi pada hari Sabtu, dua minggu yang lalu, sebuah ambulans datang pada dini hari, dan saya akhirnya dirawat di rumah sakit. Selama sekitar satu minggu, saya hampir tidak tahu apa yang sedang terjadi," kata Minhyuk.

"Selama sekitar tujuh hingga delapan hari, mulai dari hari gejala saya pertama kali muncul, suhu saya tetap 39 derajat selama seminggu penuh. Mereka terus memberi saya penurun demam di rumah sakit, tetapi bahkan dengan penurun demam, suhu terendah yang pernah saya dapatkan adalah 38,3 derajat atau 38,5 derajat celcius," imbuhnya.

Minhyuk kemudian meminta para penggemarnya untuk berhati-hati, dengan berkomentar, "Akhir-akhir ini, saya melihat ada banyak pasien COVID-19 yang tidak menunjukkan gejala atau hanya memiliki gejala ringan. Tetapi meskipun saya cukup beruntung untuk tidak menjadi kasus yang parah, saya ingin memberi tahu Anda ini, sebagai seseorang yang sangat menderita sebelum keluar (dari rumah sakit) Saya ingin minta Anda untuk berhati-hati, sungguh. Saya memulai siaran langsung ini karena saya ingin memberi tahu Anda bahwa Anda harus berhati-hati."

Minhyuk lalu bercerita bahwa dia mengalami demam, sakit kepala dan batuk yang sangat parah hingga tidak bisa bernapas. Suhu badannya terus naik hingga 40 derajat dan seperti tidak waras selama kurang lebih satu minggu.

"Kepalaku sangat sakit hingga rasanya seperti mau pecah. Karena sakit kepala saya sangat parah, saya bahkan tidak tahu apa yang terjadi pada minggu pertama saya (di rumah sakit). Saya mengalami masa yang sangat, sangat, sangat sulit karena saya sangat sakit," kata Minhyuk.

Dengan terus meningkatnya kasus COVID-19, Minhyuk berharap agar seluruh penggemarnya berhati-hati. Jika ada yang terkena COVID-19 baik tanpa gejala atau mengalami gejala ringan bisa sembuh karena itu adalah hal yang paling diharapkan.

"Jujur, saya adalah orang yang sangat sehat, tetapi saya masih sangat menderita. Agar tidak sakit, yang jadi prioritas utama adalah tidak terkena COVID-19 sama sekali. Jadi tolong jaga dirimu baik-baik, dan aku harap kamu tidak sakit," kata Minhyuk.

Ketika para penggemarnya terus mengungkapkan kekhawatiran mereka tentang kesehatannya di kolom komentar, Minhyuk mengatakan, "Saya sedikit batuk sekarang, dan saya pikir MELODY (penggemar BTOB) khawatir karenanya. Saya memiliki sedikit batuk yang tersisa, karena saya menderita radang paru-paru saat saya sakit."

"Itu sebabnya saya masih sedikit batuk, tetapi saya berhasil dirawat di rumah sakit, dan mereka memulangkan saya karena saya sudah lebih baik," lanjutnya.

Minhyul meminta penggemarnya agar tidak khawatir. Dia akan terus meminum obat yang diresepkan dan makan makanan enak agar tidak ada efek samping yang tersisa.

"Sebenarnya, alasan saya memulai siaran langsung ini adalah karena tidak ada berita tentang saya selama sekitar dua minggu, dan saya ingin meyakinkan MELODY yang pasti mengkhawatirkan saya dan merindukan saya," ujar Minhyuk.

"Tapi sepertinya kalian semua semakin khawatir karena aku sedikit batuk. Anda tidak perlu khawatir tentang saya sama sekali. Jika saya masih sakit dan dalam bahaya, rumah sakit tidak akan mengeluarkan saya. Saya jauh lebih baik sekarang," imbuhnya.

Baca juga: "Kingdom" akan ungkap lagu "Re-Born" lalu aksi buka baju Minhyuk BTOB

Baca juga: Minhyuk BTOB jadi pendekar di film debutnya, "The Swordsman"

Baca juga: Curhatan Eunkwang, Minhyuk & Peniel BTOB usai Ilhoon tinggalkan grup

Penerjemah: Maria Cicilia
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kasus sembuh COVID-19 tambah 14.633 orang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar