Suga BTS: perlakuan label yang keras dapat hancurkan industri musik

Suga BTS: perlakuan label yang keras dapat hancurkan industri musik

Anggota grup idola K-pop BTS, Suga atau yang bernama asli Min Yoon Gi. ANTARA/Big Hit Music.

Jakarta (ANTARA) - Anggota grup idola K-pop BTS, Suga atau yang bernama asli Min Yoon Gi berpendapat bahwa perlakuan label musik yang terlalu keras mendorong artisnya dapat menghancurkan industri musik.

Suga bersyukur dan memuji label musiknya, Big Hit Music karena mendengarkan pendapat dari para artisnya. Selain itu, para artisnya pun tidak selalu bekerja dengan kecepatan yang sama saat mereka pertama kali debut.

"Cara artis bekerja tampaknya sangat sulit. Mereka tampil di acara musik yang berbeda setiap hari setelah masa promosi dimulai, yang berarti kelelahan yang dihadapi artis sangat besar, dan kelelahan itu sering mengakibatkan cedera," ujar Suga dilansir NME pada Minggu.

Baca juga: Suga BTS berikan kabar terbaru tentang operasi bahunya

"Pertunjukan musik semacam itu untuk tujuan promosi, jadi artis tidak bisa mendapatkan penghasilan yang layak dari mereka," lanjutnya.

Menurut Suga perlu banyak perbaikan yang dibuat untuk industri musik dan sistemnya. Dia juga mengatakan label musik harus secara aktif mengakomodasi pandangan artis tentang apa yang bisa dan tidak bisa mereka lakukan.

"Sikap yang seperti, 'Oh, kami menjadikan kalian anak-anak kami, dan selama Anda melakukan apa yang kami suruh, semuanya akan berhasil, jadi lakukan saja'. Saya pikir hal seperti itu benar-benar tidak masuk akal," kata Suga.

"Tentu saja, memang ada situasi di mana label harus memaksa seperti itu, tapi saya mendengar ada kalanya label hanya akan mengatakan, 'Lakukan', tanpa penjelasan apa pun kepada artisnya," imbuhnya.

Suga mengatakan sikap yang mendorong artis terlalu keras akan menciptakan masalah besar dan menghancurkan industrinya. Sebab, kreativitas sang artis tidak akan berkembang jika hanya menerima perintah.

"Jika Anda hanya melihat artis sebagai produk, bagaimana mereka bisa melakukan sesuatu yang kreatif? Saya benar-benar berpikir itu sangat kontradiktif untuk meminta orang-orang di atas panggung untuk menampilkan pertunjukan yang menyenangkan ketika mereka tidak mengalami kesenangan atau kenikmatan," ujar Suga.

Sementara itu, awal pekan ini, RM berbicara tentang lagu terbaru BTS "Permission To Dance" dan pesan positifnya.

"Rasanya luar biasa bisa memberikan lagu lewat seluruh tubuh Anda dan hanya ada tawa dibanding dengan memikirkannya terlalu banyak hal. Saya pikir itulah kekuatan lagu itu," kata RM.

"Permission To Dance" membuat BTS berada di puncak Billboard Hot 100. Lagu tersebut menghabiskan satu minggu di posisi teratas sebelum digantikan oleh "Butter" milik mereka sendiri.

Baca juga: BTS tampil santai bawakan "Life Goes On"

Baca juga: BTS jadi global brand ambassador untuk Louis Vuitton

Baca juga: Suga BTS ulang tahun, donasikan miliaran untuk pasien kanker

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Jepang loloskan UU gratiskan vaksin COVID-19 bagi 145 juta warganya

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar