Menkominfo ajak G20 wujudkan kesetaraan digital

Menkominfo ajak G20 wujudkan kesetaraan digital

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate. ANTARA/HO-Kemkominfo/am.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengajak negara anggota G20 untuk meningkatkan inklusi dan kesetaraan digital agar transformasi digital terwujud dan bisa bangkit dari pandemi COVID-19.

"Dibalik krisis akibat pandemi COVID-19, momentum ini juga telah membuka banyak peluang baru menciptakan teknologi baru, mendorong inovasi digital dan ekonomi digital," kata Johnny saat Pertemuan Menteri Digital G20 yang diadakan secara virtual, Kamis, dikutip dari siaran pers.

Inklusi dan kesetaraan dalam mewujudkan transformasi digital merupakan hal yang penting untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dari PBB.

Baca juga: Menkominfo minta STMM Yogyakarta siapkan SDM bertalenta digital

Baca juga: Staf Ahli Menkominfo: ASO bukan hanya soal penyiaran

Digitalisasi, menurut Johnny, adalah pendorong utama untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan tersebut.

Pemanfaatan data adalah hal yang penting dalam ekonomi digital, untuk itu Indonesia menekankan Pertemuan G20 perlu membahas cross-border data flow dan data free flow with trust.

"Agar negara-negara anggota G20 mencapai pemahaman bersama tentang apa yang dimaksud dengan kepercayaan (data free flow with trust)," kata Johnny.

Pemerintah Indonesia melihat perlu ada kolaborasi dengan mitra lintas negara, organisasi internasional, pihak swasta dan pemangku kepentingan lainnya dalam pemanfaatan data untuk ekonomi digital, demi mempercepat pemulihan ekonomi pasca pandemi virus corona.

"Untuk negara-negara anggota G20 untuk terus membuat perubahan berarti dalam kebijakan mereka melalui pengembangan digital, mendorong inovasi untuk smart city, serta meningkatkan pelayanan publik melalui pemerintahan digital dan modernisasi," kata Johnny.

Indonesia dalam pertemuan kali ini kembali mengusulkan peningkatan Gugus Tugas Ekonomi Digital menjadi Kelompok Kerja, kelanjutan inisiatif Presidensi Arab Saudi pada 2020.

"Untuk melanjutkan apa yang telah dimulai oleh rekan Arab Saudi kami di tahun 2020. Indonesia berharap dapat memimpin Kelompok Kerja Ekonomi Digital G20 pertama tahun depan, dan untuk diskusi yang lebih disempurnakan dan disederhanakan tentang masalah digital di seluruh alur kerja," kata Johnny.

Pertemuan Tingkat Menteri G20 Bidang Digital tahun ini akan menghasilkan Declaration of G20 Digital Ministers yang berisikan isu-isu prioritas Presidensi Italia, antara lain transformasi digital untuk pemulihan ekonomi; pemanfaatan kecerdasan buatan yang terpercaya untuk inklusivitas UMKM dan promosi startup.

Baca juga: Pemerintah dukung swasta bangun jaringan fiber optik

Baca juga: Menkominfo usulkan kelompok kerja ekonomi digital di G20

Baca juga: Tifatul Sembiring harap ASO dipercepat

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Telkomsel dan XL Axiata jadi penyedia layanan 4G di wilayah 3T

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar