Malang (ANTARA News) - Tim Persema Malang pesta gol dalam dalam laga amal "Untuk Indonesiaku" di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jumat malam, dengan mengalahkan tim keturunan Indonesia-Belanda (Indo-Holland) 6-1

Tim kebanggaan masyarakat Kota Malang tersebut unggul 3 gol pada babak pertama kemudian ditambah 3 gol lagi di babak kedua.

Gol Persema, dicetak Reza Mustofa di menit 9 dan 40, Ngon pada menit 30, Kamri menit 48, Abanda Herman menit 83 serta Angga di menit 89.

Sementara itu, gol satu-satunya tim Indo-Holland dicetak melalui kotak pinalti pada menit 74 oleh Stephan Rahantoknam.

Persema yang dilatih Timo Scheunemann sejak menit awal babak pertama cukup tangguh bagi tim Indo-Holland, karena menguasai pertandingan dan berhasil unggul di menit ke 9 melalui kaku Reza Mustofa.

Meski unggul, tempo permaian "Laskar Ken Arok" tidak kendur dan terus mendobrak pertahanan Indo-Holland yang dikawal penjaga gawang Reb Vermeulen.

Sehingga, pada menit ke 30 Pemain Persema Guy Bertrand Ngon A Mamaoun berhasil memperbesar kemenangan menjadi 2-0, dan pertandingan babak pertama ditutup dengan gol Reza di menit 40 hingga skor menjadi 3-0 pada saat turun minum babak pertama.

Di babak kedua, Persema kembali mencetak tiga gol tambahan, masing-masing lewat M Kamri, Abanda Herman, dan Jaya Teguh Angga.

Sedangkan gol tunggal Indo-Holland terjadi akibat kesalahan pemain belakang Persema sehingga membuahkan penalti dan berhasil diselesaikan oleh Stephan Georg pada menit 74.

Pelatih Indo-Holland, Stanley mengatakan, kekalahan ini akibat pemainnya merasa kelelahan karena menempuh perjalanan panjang dari Surabaya ke Malang, sehingga fisik pemain menjadi drop.

Meski tim asuhannya kalah, ia tetap bangga sebab anak asuhnya telah berusaha sekuat tenaga bermain dan menghibur warga Malang.

Sementara itu, laga amal ini merupakan laga amal kedua yang digelar oleh Liga Primer Indonesia (LPI). Sebelumnya, di Surabaya tim Indo-Holland berhasil mengalahkan tuan rumah Surabaya FC dengan skor 2-1.(*)
(E009/R009)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010