Tenis

Thiem: Kemenangan Raducanu capaian terbesar dalam olahraga putri

Thiem: Kemenangan Raducanu capaian terbesar dalam olahraga putri

Petenis Emma Raducanu meluapkan emosinya usai mengalahkan petenis Leylah Fernandez pada babak final tunggal putri turnamen AS Terbuka 2021 di USTA Billie Jean King National Tennis Center, Flushing, New York, Amerika Serikat, Sabtu (11/9/2021). Petenis berumur 18 tahun Emma Raducanu asal Inggris tersebut berhasil menyabet titel juara tunggal putri AS Terbuka 2021 usai mengalahkan petenis Leylah Fernandez asal Kanada dengan dua set langsung 6-4, 6-3. ANTARA FOTO/USA TODAY Sports/Robert Deutsch/via REUTERS/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Petenis nomor delapan dunia Dominic Thiem mengatakan kemenangan Emma Raducanu pada turnamen Grand Slam US Open 2021 merupakan salah satu prestasi terbesar dalam olahraga perempuan.

Raducanu yang berusia 18 tahun asal Inggris mengejutkan dunia olahraga dengan mengalahkan petenis sesama remaja asal Kanada Leylah Fernandez dalam final US Open 2021 akhir pekan lalu.

Partai puncak penuh sensasi antara petenis non-unggulan itu dimenangi Raducanu dengan skor 6-4, 6-3.

Baca juga: Raducanu juara US Open, gelar Slam pertama dari petenis kualifikasi

Dia juga menjadi petenis pertama yang harus menjalani turnamen sejak babak kualifikasi sebelum akhirnya mempersembahkan gelar juara Grand Slam tunggal putri pertama bagi Inggris Raya, mengakhiri penantian selama 44 tahun.

“Bagi saya ini adalah salah satu pencapaian terbesar dalam olahraga putri,” kata Thiem kepada Omnisport, dikutip Reuters, Selasa.

“Ini perjalanan yang luar biasa apabila Anda melihat statistiknya. Dia tidak kehilangan satu set pun sepanjang turnamen. Dia datang dari babak kualifikasi dan bahkan tidak memainkan satu pun tiebreak,” ujar dia menambahkan.

Baca juga: Murray: Gelar Raducanu sangat istimewa

Thiem, yang absen di US Open karena cedera pergelangan tangan, menilai bahwa meski datang sebagai petenis non-unggulan, Raducanu memiliki teknik bermain yang baik.

Atas kemenangannya di Flushing Meadows, Raducanu mencatatkan berbagai rekor dalam kariernya, salah satunya menjadi tunggal putri Inggris Raya pertama yang memenangi gelar Grand Slam setelah Virginia Wade di Wimbledon 1977.

“Ini sangat menakjubkan dan sesuatu yang mungkin belum pernah disaksikan sebelumnya,” ujar Thiem.

Raducanu melejit 127 peringkat ke posisi ke-23 dunia setelah kemenangannya di Flushing Meadows. Dia berada di urutan ke-14 dalam persaingan lolos ke turnamen akhir musim WTA Finals.

Baca juga: Raducanu meroket 127 peringkat seusai juarai US Open
Baca juga: Emma Raducanu banjir ucapan selamat setelah juarai US Open
Baca juga: Dominic Thiem bakal lewatkan turnamen sisa musim 2021 karena cedera


Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kandaskan Papua Barat, petenis Jatim Rifqi Fitriadi gondol emas

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar