500 kursi berdesain tunggal sudah terpasang di tribun penonton JIS

500 kursi berdesain tunggal sudah terpasang di tribun penonton JIS

Manajer Proyek Jakarta International Stadium (JIS) Arry Wibowo di Jakarta Utara pada Selasa (16/11/2021). (ANTARA/Abdu Faisal)

Jakarta (ANTARA) - Pengelola proyek Jakarta International Stadium (JIS) Jakarta Utara telah memasang 500 kursi berdesain tunggal (single seat) berwarna oranye di tribun penonton saat memasuki pekan ke-115 pembangunan.

Manajer Proyek Jakarta International Stadium Arry Wibowo mengatakan pemasangan tempat duduk dilakukan sejak sepekan kemarin dengan target 25.000 kursi telah dipasang pada awal Desember nanti.

Baca juga: Baru buka, lapangan latih JIS untuk penyewaan November sudah penuh

"Kalau total kapasitas stadion kan 82.000, kami targetkan, kalau per akhir bulan ini atau awal Desember kami targetkan terpasang kurang lebih 25.000. Semuanya single seat, satu penonton satu tempat duduk," ujar Arry saat ditemui ANTARA di JIS, Selasa.
Pengunjung proyek Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok, Jakarta Utara mencoba duduk di salah satu kursi tunggal (single seat) yang terdapat di area tribun penonton lantai enam saat berkunjung pada Selasa (16/11/2021). ANTARA/Abdu Faisal

Peluncuran awal lapangan utama JIS bersamaan dengan pertandingan Final Turnamen Persahabatan bertajuk "International Youth Championship 2021" yang akan menghadirkan tim muda Barcelona, Real Madrid, hingga Juventus.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo atau Jakpro (Perseroda) Widi Amanasto menyebutkan laga persahabatan yang mempertemukan klub kelas dunia asal Spanyol dan Italia dengan tim Indonesia All Stars itu akan lebih dulu berlangsung di Gianyar, Bali.

Baca juga: Tarif sewa dua lapangan latih JIS kisaran Rp2juta-Rp4,75 juta

"Tapi kelanjutan pertandingan di Bali dilanjutkan di sini. Finalnya, terus perebutan peringkat 3-nya juga di JIS. Ada Barcelona, Real Madrid, Juventus, semua U-20," kata Widi saat ditemui di area proyek pembangunan JIS, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada 22 Oktober 2021.

PT Jakarta Propertindo (Perseroda) selaku pelaksana proyek JIS mempersiapkan pembangunan stadion milik warga DKI Jakarta secara simultan dan ditargetkan rampung pada 2022 mendatang.
Pekerja proyek Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok, Jakarta Utara mengukur lapangan utama stadion pada Selasa (16/11/2021). ANTARA/Abdu Faisal

Saat ini, di lapangan utama JIS sudah terpasang rumput hibrida atau perpaduan rumput sintetis dan alami berstandar FIFA, seperti yang terdapat pada dua lapangan latih JIS.

Komposisinya, lima persen adalah rumput sintetis asal Italia berjenis Limonta dan 95 persen rumput alami dengan jenis varietas Zoysia Matrella yang didatangkan langsung dari Boyolali, Jawa Tengah.

Arry mengatakan persiapan selanjutnya yang dilakukan Jakpro dan Konsorsium KSO meliputi penyelesaian pemasangan atap, fasad, hingga tribun penonton.

Baca juga: Jakpro: Perawatan rumput lapangan latih JIS rutin tiga kali seminggu
Pekerja proyek Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok, Jakarta Utara duduk di kursi berdesain tunggal (single seat) yang terdapat pada area tribun penonton stadion, Selasa (16/11/2021). ANTARA/ Abdu Faisal


Selain itu, sebagai stadion multiguna berstandar FIFA, JIS juga memperhatikan sisi pelayanan (hospitality) penonton dengan menyediakan ruangan korporat (Corporate Box).

Arry mengatakan apabila penonton tertarik mendapatkan tampilan (view) terbaik untuk menikmati pertandingan sepakbola ataupun nanti pada saat ada konser musik di JIS, maka ruangan korporat yang adanya di lantai lima dan lantai enam sisi timur dan sisi barat stadion.

"Total keseluruhannya ada 52 Corporate Box di Jakarta International Stadium, masing-masing 13 di sisi timur dan barat stadion, lantai lima dan lantai enam," tutur Arry.

Baca juga: Tim Legislatif menang 3-0 atas Tim Eksekutif DKI coba lapangan JIS

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Progres pengerjaan JIS sudah mencapai 93,85 persen

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar